Kolom Alumni

Apa Misi Anda Dalam Hidup Ini?

Oleh: Berny Gomulya

Ketika Anda lahir, Anda menangis dan orang disekitar Anda tersenyum. Hidupilah kehidupanmu sehingga ketika Anda mati, hanya Anda yang tersenyum dan orang disekitar Anda menangis. – Tidak Diketahui

Kecuali Anda benar-benar sangat kaya raya, Anda pasti harus bekerja. Beberapa orang bekerja tidak mendapatkan bayaran, tetapi tetap berkontribusi luar biasa dalam keluarga atau komunitas sosial. Beberapa orang lagi bekerja karena sebuah panggilan di pekerjaan-pekerjaan sosial dan mungkin tidak mendapatkan banyak uang dari pekerjaaan itu. Beberapa orang lainnya bekerja dengan mendapatkan gaji yang sangat tinggi. Pekerjaan apapun itu, pekerjaan itu hanyalah bagian dari hidup Anda. Anda butuh uang untuk membeli makanan, pakaian, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Anda bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Masih banyak hal lain lagi yang Anda bisa lakukan dari pada hidup untuk bekerja! Berhati-hatilah agar Anda tidak terjebak dalam apa yang Anda lakukan. Anda tidak ditentukan oleh apa yang Anda lakukan.

Beberapa orang bekerja sangat keras dan memiliki harta berlimpah tetapi tidak bahagia. Ternyata, kebahagiaan tidak bisa diukur oleh materi semata. Apakah kita dikatakan sukses hanya jika kita pulang dengan membawa hasil? Tidak. Kita sukses jika kita berhasil membuat orang bahagia. Maling yang pulang membawa mobil rampasannya sebagai hasilnya, apakah dia dikatakan sukses dalam hidup? Pejabat yang kaya karena hasil korupsi, apakah bisa disebut keberhasilan? Tentu tidak!

Karena itu jika Anda bekerja, jangan hanya untuk hasil yang akan anda peroleh, tetapi bekerjalah agar anda menjadi orang berhasil di dalam hidup. Kesuksesan tidaklah selalu diukur berdasarkan kekayaan material atau status sosialnya, melainkan jauh lebih penting adalah bagaimana kita menyentuh hidup orang lain.

Untuk itulah Anda perlu membuat pernyataan misi pribadi secara tertulis yang akan menolong Anda mengevaluasi apa yang Anda lakukan, bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda, dan mengevaluasi pilihan-pilihan Anda. Itu adalah tuntunan ketika Anda dihadapkan pada banyak pilihan-pilihan dalam hidup ini. ”Kedisiplinan dalam menuliskan sesuatu adalah langkah awal untuk membuat hal itu menjadi kenyataan,” kata Lee Iacocca, seorang eksekutif otomotif.

Ketika merumuskan misi pribadi Anda, maka harus dipusatkan pada nilai-nilai benar dan penting dalam hidup Anda agar tercipta fondasi yang kokoh. Contohnya, kesehatan, kebahagiaan, kebenaran, keluarga, cinta, kasih, dan lain-lain. Setelah itu, Anda menuliskan setiap nilai menjadi sebuah paragraf untuk mendefinisikan apa arti nilai itu. Dalam paragraf itu, Anda mendefinisikan kesuksesan berdasarkan nilai-nilai itu. Bertanyalah kepada diri Anda, ”Jika saya meninggal suatu saat nanti, saya ingin diingat seperti apa oleh orang-orang yang saya cintai.”

erikut ini adalah contoh sebuah pernyataan misi pribadi:

”Pertama, hal terpenting dalam hidup saya adalah Tuhan, Kesuksesan saya diukur oleh bagaimana saya melayani Tuhan dengan hati, waktu, talenta, dan harta. Saya membuat keputusan berdasarkan apa yang Dia inginkan dalam hidup saya, bukan berdasarkan keinginan saya. Kedua, saya menjadi suami yang setia, mendorong dan mendukung. Saya akan menjadi ayah yang mencintai dan peduli, terkadang mengorbankan kebutuhan saya untuk memastikan kebahagiaan anak-anak saya. Saya bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Ketiga, saya senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental, sehingga saya selalu memiliki energi dan kemampuan untuk melayani Tuhan dan keluarga.”

Misi pribadi memimpin keputusan-keputusan yang Anda buat setiap hari. Taruhlah misi pribadi Anda di beberapa tempat yang Anda mudah lihat. Sehingga, itu akan senantiasa mengingatkan dan membantu Anda dalam mengambil keputusan-keputusan sulit. Contoh, jika Anda menyatakan bahwa Anda senantiasa menjaga kesehatan fisik, maka ketika Anda dihadapkan pada pilihan apakah Anda berolah raga di gym atau menonton TV dirumah selama 3 jam berturut-turut, maka Anda akan memilih berolah raga di gym, karena walaupun tidak salah menonton TV, tapi itu tidak mendukung pernyataan misi pribadi Anda. Kecuali jika pernyataan misi pribadi Anda memang ingin rileks dalam hidup ini, maka mungkin baik untuk menonton TV.

Misi pribadi Anda harus menjadi fondasi yang kuat untuk setiap apapun yang Anda lakukan. Misi pribadi harus menyatakan alasan keberadaan Anda di dunia ini. Matthew Mullenweg, pemilik wordpress, berkata, ”Bagi saya, uang dan gaji bukanlah motivasi utama. Tapi fokus pada yang kita sukai adalah motivasi sebenarnya.”

Tips meningkatkan produktivitas Anda:
1. Ambil selembar kertas kosong dan pensil, lalu tuliskan tiga nilai terpenting dalam hidup Anda.
2. Tuliskanlah setiap nilai itu menjadi sebuah paragraf, sehingga terbentuk kalimat yang mudah dipahami.
3. Tempelkan pernyataaan misi pribadi Anda itu di tempat-tempat yang sering Anda lihat.
4. Jika ada dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit dalam hidup ini, ambillah keputusan berdasarkan pernyataan misi pribadi Anda itu.
5. Jadikan misi pribadi Anda sebagai fondasi dalam setiap apapun yang Anda lakukan.

Berny Gomulya, alumni ”Workshop Cara Gampang Menulis Buku Best-Seller Batch VI”, adalah seorang penulis, pembicara, pelatih personal dan perusahaan dalam bidang leadeship, strategy dan operations. Untuk artikel motivasi lainnya, silahkan kunjungi blog Berny di: http://bernygomulya.wordpress.com

Telah di baca sebanyak: 3220
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *