Artikel Writing Class for Teens

PICTURES PAINT A THOUSAND WORDS

Dulu selagi saya kecil sampai remaja, saya suka bingung melihat mama menangis tiap kali membuka-buka album foto lama kami. Banyak hal lucu yang kami tertawakan, sambil saling tunjuk, memperlihatkan foto-foto kami sewaktu kecil. Tapi tawanya mama juga selalu sambil menangis dan itu membuat saya bingung. “Kenapa sih, orang lucu kok, malah nangis,” begitu selalu pikir… Read More PICTURES PAINT A THOUSAND WORDS

Artikel Writing Class for Teens

CHITTORGARH FORT

Oleh: Hanna Christina Uranus, Alumni Batch III Lea terhempas. Badannya yang telah letih bergetar. Entah sudah berapa lama ia berjalan di bukit berkelok-kelok ini.. Lututnya seakan tidak mau berkompromi. Selain itu ia tidak memiliki dan membawa persiapan apapun. Kejadian itu berlangsung begitu cepat, namun sangat membuat Lea tertekan. Nita, sahabat yang disayanginya, menghilang. Ya, betul-betul… Read More CHITTORGARH FORT

Artikel Writing Class for Teens

KEMACETAN

Oleh: Gunarti Evitamei Poetrodjojo, Alumni Batch III Seperti biasa, hal yang paling dibenci oleh warga Jakarta di jalan jalan besar Jakarta selalu melanda mereka yang tak kenal waktu itulah kemacetan. Jika dimalam hari banyak lampu lampu yang mengalahkan lampu jalan dan mengalahkan jumlah pohon. Kemacetan seperti penyakit yang tidak ada obatnya yang semakin lama semakin… Read More KEMACETAN

Artikel Writing Class for Teens

SHIRA AND KELLY

Oleh: Hanna Christina Uranus, Alumni Batch III “Hahaha..” tawa riang terdengar dari bibir mungil tersebut. Rambut halusnya yang kini tengah dikuncir kuda ikut bergoyang bersamanya. Perempuan sebayanya yang tengah melangkah disebelahnya ikut tertawa kecil. Shira dan Kelly, sepasang sahabat yang sangat kompak, tampak senang. Mereka memang berbeda karakter, namun tentu saja itu tidak menghalangi kedekatan… Read More SHIRA AND KELLY

Artikel Writing Class for Teens

NINA DAN DIMAS

Oleh: Nabila Ayu Febrianti, Alumni Batch III Nina dan Dimas adalah sepasang kekasih. Mereka sedang mengikuti rapat yang dilakukan di fpod, Fx senanyan. Mereka ada di room 3. Teman-teman mereka berdua pun tampak bingung, mengapa mereka berdiam-diaman selama rapat tersebut, karena biasanya mereka selalu bercanda dan ceria. Dan salah satu teman mereka pun bertanya kepada… Read More NINA DAN DIMAS

Artikel Writing Class for Teens

Bad Tweet

oleh Michelle Kezia, Alumni batch I Keyla, seorang gadis cantik pindahan dari Singapore menginjakkan langkah kaki pertamanya di Apple JHS. Sekelompok siswi siswi yang terdiri dari 5 orang langsung memandangnya seaneh mungkin. Bagaimana tidak dibilang aneh ? Ia ke sekolah menggunakan rok kotak kotak pendek, kemeja putih yang tidak dimasukkan rapi ke dalam rok, kaos… Read More Bad Tweet

Artikel Writing Class for Teens

VIOLA

Oleh: Rafa Ersa nabila Dimalam yang sunyi, buku bergeletakan dimana-mana. AC yang disetel 18 derajat terasa sangat dingin. Dari luar kamar terdengar ketukan pintu. Viola membuka pintu itu dengan perlahan, ternyata adalah ibunya. Ibunya marah-marah dan terkejut ketika mendapat telpon dari Miss.Gracia, miss.gracia memberitahukan bahwa nilai viola sangat menurun karena tidak serius belajar. “aku kan… Read More VIOLA

Artikel Writing Class for Teens

MUSIC BOX

Oleh: Meghan Angelique Leeladevi Umbara Two couple named laurence and kaitlyn is on a date to coffee bean in fx mall on the first floor laurence promise that he will pay and buy the coffe for kaitlyn then laurence saw his friends hanging out then his friends caled laurence and said “hey bro wat’s upcome… Read More MUSIC BOX

Artikel Writing Class for Teens

SEA MERMAID

Oleh: Levana Bernadetta, Alumni Batch II Biru, itulah warna lautan, terlihat menenangkan dan menyejukkan mata, sambil disambut nyanyian ombak dan sapaan manis dari butir-butir pasir yang terkadang terselip pada sela-sela sandal Bryant. Deru angin yang begitu tentram, dan suasana yang begitu damai. Orang tua Bryant adalah pengusaha yang sangat sukses. Sampai-sampai mereka dapat membeli pulau… Read More SEA MERMAID

Artikel Writing Class for Teens

Seanggun Namanya

Dia mulai menginjakan kakinya ditempat yang baru, yang berbeda dengan kehidupannya. Dengan tekat yang kuat, dia dapat mendapatkan semuanya….. Monday morning, dengan wajah bersinar Anggun memasuki gerbang sekolah barunya Lab School Salatiga. Mengenakan sepatu butut, baju smp yang menyelimuti tubuh tingginya terlihat lusuh. Namun kecantikan gadis 16 tahun ini tak tertutupi oleh kekumuhan penampilannya. Dia… Read More Seanggun Namanya

Artikel Writing Class for Teens

Janjimu Nyata

Kecepatan langkahku mungkin bisa dibilang pantas mendapatkan rekor langkah tercepat saat ini. Tidak ada yang bisa menghentikan langkahku sampai ketujuannya. Dukungan dari hatiku yang menggebu-gebu ingin cepat-cepat tiba di warnet dekat rumahku, tidak sampai satu detik, aku sudah sampai. Dengan senyum lebarku, tangan kananku sudah memegang erat mouse dan jari-jariku dengan lincah menari di atas… Read More Janjimu Nyata

Artikel Writing Class for Teens

Clarissa dengan Verile-nya

Oleh: Clarissa Julia Scolastica, Alumni batch I Semua mata tertuju pada Clarissa, gadis yang datang dengan potongan mini dress kuning dan abu-abu. Sore itu, ia datang ke sebuah pantai terkenal di Jakarta dengan teman-temannya. Gadis berambut panjang itu berjalan dengan percaya diri menyusuri pantai. Mencari-cari spot untuk tempat foto sesi buku tahunan sekolahnya. Ia melepas… Read More Clarissa dengan Verile-nya

Artikel Writing Class for Teens

MASALAH BUAT LOE?

Oleh: Krisyunian Yasir Pradana, Alumni batch I Pada suatu hari sekitar pukul 9.30 pagi, tepatnya di sekitar jalan sudirman seperti biasa kakak beradik Aldrin dan Fani menjalani profesinya, yaitu sebagai joki three in one. “Sudah jam segini baru sedikit ya yang pake jasa kita!” keluh sang kakak Aldrin. “Mungkin mereka takut dengan polisi?” jawab fani… Read More MASALAH BUAT LOE?

Artikel Writing Class for Teens

Seperti Menanam Padi

Oleh: Zaldo Christo, Alumni batch I Lelaki paruh baya dengan kacamata hitam seperti artis rockstar. Panggil saja roni. Badannya yang lemas seperti belum makan tersebut berjalan menuyusuri salah satu gedung pencakar langit di jakarta. Gerak-geriknya yang perlahan memudahkan seseorang untuk mengejeknya seorang banci. Bibir yang hitam seperti burung gagak tersebut jelas sekali menandakan begitu banyak… Read More Seperti Menanam Padi