Sindrom Kepemimpinan: Hotepapopu
Sindrom Kepemimpinan: Hotepapopu
“Life is a long lesson in humility. – Kehidupan adalah sebuah pembelajaran yang panjang akan sikap rendah hati.”
James M. Barrie
Kepemimpinan senantiasa berkaitan dengan komitmen, hubungan antar manusia, pengaruh dan kekuasaan. Pemimpin seringkali dijadikan figur idola oleh banyak orang. Mereka juga menjadi sorotan publik, dan meninggalkan dampak pada masyarakat atas kebijakan maupun tingkah lakunya.
Tetapi banyak pemimpin yang terserang Sindrom Hotepapopu. Hotepapopu adalah kependekan dari kata gila hormat, tepukan, panggung, popularitas dan power, dan pujian. Sindrom tersebut hanyalah istilah yang saya ciptakan sendiri, mengenai gejala penyakit mental yang menyerang pemimpin dan sudah saya teliti selama kurang lebih 20 tahun terhadap para pemimpin di industri direct selling (penjualan langsung), MLM, dan asuransi.
Sindrom tersebut dapat menyerang pemimpin di industri direct selling (penjualan langsung), MLM, dan asuransi. Mereka yang terserang sindrom hotepapopu umumnya adalah para pemimpin yang baru memasuki jajaran bergengsi pada sebuah perusahaan, misalnya posisi Crown Ambassador atau Agency Manager, atau bermacam istilah lainnya. Mereka juga telah menikmati bonus yang cukup besar.
Sistim penghargaan yang luar biasa di atas panggung maupun sistim edifikasi pada industri MLM dan asuransi rupanya membawa efek yang menyebabkan para pemimpin lupa jati diri. Bonus dan penghargaan yang luar biasa mereka persepsikan penghargaan yang seharusnya mereka terima, karena telah sangat berjasa dan hebat. Mereka juga mempersepsikan diri terlalu tinggi dengan menganggap dirinya sebagai pahlawan paling berjasa, berpengaruh dan kuat karena telah menghasilkan banyak pemimpin baru, jaringan yang luas dan menciptakan omset besar.
Pemimpin yang terserang sindrom hotepapopu itu umumnya gagal melakukan sistim duplikasi kepemimpinan, karena mereka cenderung ingin mendominasi dalam situasi apapun terutama di atas panggung. Setelah menerima penghargaan dalam acara-acara perusahaan seperti BOP (Business Opportunity Preview), NDO (New Distributor Orientation), Recognition Rally, Yearly Anniversary Convention, dan lain sebagainya, mereka akan mencari tempat lain untuk berkumpul dengan kelompoknya agar kembali mendapatkan tepukan tangan. Bahkan ada pemimpin yang sengaja menguasai panggung sehingga pemimpin lain kehilangan kesempatan untuk berbicara.
Sekali lagi, sikap mereka itu karena teracuni persepsi atau penilaian yang terlalu tinggi terhadap diri mereka sendiri. Mereka tidak hanya bersikap angkuh dan gila hormat di lingkungan perusahaan tempat mereka bernaung, tetapi juga di luar lingkungan perusahaan. Misalnya mereka meminta fasilitas parkir khusus, jalur khusus (tanpa perlu antri), ruangan VVIP di kantor maupun acara-acara perusahaan, dibukakan pintu mobil dan dibawakan tas kerjanya oleh para mitra kerja, dan meminta segudang pelayanan paling istimewa lainnya. Jika berbicara di telepon selular pun mereka bersuara sangat keras, tidak akan segan-segan berkata kasar dan keras jika keinginan mereka tidak dapat dipenuhi, dan berperilaku tinggi hati lainnya.
Sistim penghargaan dalam bisnis MLM, direct selling atau asuransi yang menganggap pemimpin sebagai partner kerja juga mereka artikan keliru. Pikiran bawah sadar mereka tertanam pemahaman bahwa omset perusahaan adalah hasil kerja mereka, sehingga karyawan perusahan adalah karyawan mereka juga. Sehingga merekapun berlagak seperti bos perusahaan, dan karyawan selalu berada pada posisi salah ketika terjadi konflik dengan pemimpin tersebut.
Parahnya lagi, pemimpin yang terserang sindrom itu juga tak akan segan ‘menguasai’ top manajemen perusahaan yang lemah. Sebab mereka akan segera mengajukan keberatan jika kebijakan perusahaan tidak memihak kepada mereka. Sebaliknya, mereka akan berjuang keras agar ide mereka diterima perusahaan, dan segera membanggakannya kepada seluruh mitra kerja bahwa kebijakan perusahaan yang diterapkan itu adalah idenya.
Sindrom hotepapopu ini sangat berbahaya dan dapat menghancurkan hidup siapapun. Steven Berglas, seorang psikolog Harvard Medical School dan penulis buku The Success Syndrom mengatakan bahwa orang yang sangat sukses tetapi karakternya lemah cenderung mengalami stres yang dapat menghancurkan hidup mereka sendiri. Berglas menyebutkan mereka akan mengidap 4 penyakit mental (4A) yang mengerikan, yaitu Arrogance (kesombongan), Alones (kesepian), Adventure seeking (senang berpetualang dengan hal-hal yang negatif), dan Adultery (perzinahan).
Sindrom ini tak akan hilang begitu saja seiring waktu berjalan. Akan lebih baik jika kita segera introspeksi dan memperbaiki diri, sebelum sindrom hotepapopu menghancurkan hidup tanpa kita sadari sejak dini. Inilah beberapa hal yang perlu diupayakan agar kita tidak terjerembab ke dalam kubang kehancuran sindrom tersebut:
Pertama adalah menyadari sepenuhnya bahwa hubungan antara seorang pemimpin dan perusahaan adalah partner atau rekanan. Meskipun posisi sebagai rekanan dalam upaya merealisasikan visi dan misi perusahaan, tetapi tanggung jawab pemimpin dan perusahaan berbeda satu sama lain. Kedua belah pihak sama-sama memiliki peranan penting untuk mencapai kesuksesan, sehingga keduanya juga harus selalu dapat bekerjasama atau saling mendukung.
Kedua adalah seorang pemimpin haruslah berjiwa rendah hati, yang selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada para mitra kerja, mendukung dan memotivasi mereka agar bisnis mereka terus berkembang. “True leadership must be for the benefit of the followers, not the enrichment of the leaders. – Kepemimpinan yang sesungguhnya harus selalu memberi keuntungan kepada para anggotanya, bukan memperkaya pemimpinnya saja,” ujar Robert Townsend, mantan CEO Avis Rent A Car. Jadi tanpa perlu diminta, pemimpin harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk membantu para mitra kerja hingga mereka sukses. Terlebih lagi (yang harus dipahami bahwa) kesuksesan mereka berasal dari usaha para mitra kerja di bawahnya.
Pemimpin merasa senang dan membantu mempersiapkan panggung yang besar sebagai tempat bagi para mitra kerjanya dihargai, diberi tepukan tangan dan dipuji adalah poin ketiga yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin. Dengan senang hati ia akan memberi kesempatan kepada para mitra kerja untuk mendapatkan penghargaan, dan mengerti kapan harus mundur dan memberi kesempatan kepada para mitra kerja di atas panggung.
Agar tidak terserang sindrom hotepapopu, ada baiknya untuk terus memupuk kepribadian menjadi lebih rendah hati. Ketika seseorang sudah mampu bersikap rendah hati, maka ia akan lebih siap melakukan perubahan besar dalam hidupnya. “Humility is the only true wisdom by which we prepare our minds for all the possible changes of life. – Kerendahan hati merupakan satu-satunya kebijaksanaan untuk mempersiapkan pikiran guna menciptakan kemungkinan-kemungkinan perubahan dalam hidup,” kata George Arliss.
Menjadi pemimpin yang rendah hati memberi lebih banyak manfaat, diantaranya terbebas dari sikap berpura-pura, mendorong keterbukaan, dan meningkatkan rasa percaya diri sendiri dan orang-orang di sekelilingnya. Pemimpin yang rendah hati juga lebih mudah beradaptasi, menciptakan jaringan yang besar dan kokoh untuk jangka panjang, dan berhasil mencapai tujuan atau target yang lebih besar pula.
Pemimpin yang rendah hati itulah yang akan selalu menjadi idola dimanapun dan kapanpun. “We come nearest to the great when we are great in humility. – Kita akan menjadi orang hebat ketika kita mampu bersikap rendah hati,” Rabindranath Tagore. Jika Anda ingin lebih sukses, hindari sindrom hotepapopu dan jadilah pemimpin yang rendah hati.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best
seller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com.
Warisan Untuk Anak Cucu
“The greatest legacy is that which benefits the widest number of people for the longest period without limit to value.” – Warisan terhebat adalah sesuatu yang bermanfaat bagi seluruh umat manusia dan berlangsung selamanya.”
Steven Cat, artis penyanyi USA
Bila berpikir tentang warisan untuk anak cucu, kebanyakan dari kita akan berpikir tentang mewariskan harta benda atau barang-barang berharga. Siapapun ingin meninggalkan warisan yang berlimpah kepada generasi penerusnya. Namun sesungguhnya ada hal-hal yang lebih penting dibandingkan harta untuk diwariskan kepada anak cucu kita.
Salah satu warisan yang tak ternilai harganya adalah kemerdekaan yang kita nikmati saat ini. Kemerdekaan ini direbut oleh para pahlawan bangsa dengan pengorbanan yang sangat besar termasuk harta benda, tetesan darah dan keringat. Berkat perjuangan para pahlawan tanpa pamrih itulah kita dapat mewarisi kemerdekaan dan mereguk kebebasan seperti sekarang.
Tanpa kemerdekaan kita tak akan dapat bebas untuk melakukan aktifitas, berpendapat, berkreasi, memiliki kesempatan hidup layak dan lain sebagainya. Kemerdekaan ini memungkinkan kita semua untuk melakukan sesuatu yang inspriratif dan mampu menjadikan masa depan lebih baik. Oleh sebab itu, manfaatkanlah kesempatan ini dengan menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya dan jujur, sehingga terhindar dari berbagai bentuk penjajahan model baru; misalnya penjajahan budaya ataupun produk-produk dari negara lain yang belum tentu lebih baik dari milik bangsa sendiri.
Selain kemerdekaan, ada beberapa jenis warisan yang sangat penting untuk anak cucu. Salah satu yang paling penting adalah nilai dan pelajaran hidup. Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa nilai-nilai dan sistem kepercayaan warisan dari orang tua lebih penting daripada uang atau aset-aset berharga lainnya.
Taipan saham terkaya di dunia, Warren Buffet, merupakan contoh orang tua yang memilih untuk mewariskan nilai-nilai mulia ketimbang harta yang berlimpah. Warren Buffet sengaja mendonasikan USD 31 milyar untuk kemanusiaan melalui yayasan Bill & Melinda Foundation untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada para putra-putrinya. Ia ingin ketiga anakknya, yaitu Howard Graham Buffet, Peter Buffet, Susie Buffet, mewarisi sifat-sifat mulia yang ia miliki, karena ia meyakini bahwa kemuliaan sikap dapat diandalkan (oleh keturunannya) untuk hidup lebih semangat dan optimis menatap kehidupan namun tetap rendah hati.
“I Want to give my kids just enough, so they would feel that they could do anything, but not so much, that they would feel like doing nothing. – Saya ingin memberi anak-anak saya secukupnya, sehingga mereka dapat menyadari bahwa mereka dapat melakukan apa saja, tetapi tidak terlalu banyak (yang dilakukan), sehingga mereka merasa tak melakukan apapun,” katanya.
Sifat-sifat mulia memang menjadi komoditas penting, yang memudahkan seseorang mencapai kesuksesan di bidang apapun secara alamiah dan bertahan lama. Kemuliaan sifat seseorang akan menjadikan dirinya menjalankan tanggung jawab dengan hati, sebaik mungkin dan tanpa pamrih. Pastikan untuk menanamkan sifat-sifat mulia kepada generasi penerus, sebagai aset penting bagi mereka (generasi penerus) untuk menjalani hidup dengan baik dan meraih kesuksesan.
Wariskanlah pula sikap mandiri, berani dan semangat bekerja. Bayangkan para pejuang dahulu yang berani bertaruh nyawa untuk mengusir penjajah walaupun hanya dengan sebilah bambu runcing. Oleh sebab itu, tanamkanlah nilai-nilai keberanian, kemandirian dan semangat kerja sebab itulah modal penting generasi penerus untuk meniti kehidupan dan meraih sukses di masa depan.
Berikanlah bekal ilmu pengetahuan yang cukup kepada putra dan putri kita dengan menyekolahkan di sekolah-sekolah formal. Selain itu, berikanlah contoh sikap sebagai orang tua yang senang belajar, misalnya dengan gemar membaca atau belajar dari orang-orang yang sudah berpengalaman. Mewariskan sikap yang gemar belajar ini akan menjadikan generasi muda memiliki ilmu pengetahuan yang luas, mampu menetapkan visi sekaligus melakukan langkah-langkah yang tepat dan bijak serta perhitungan matang sehingga impian-impian mereka segera terwujud.
Wariskanlah nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual, agar generasi penerus kita mampu bertindak positif dan konstruktif, bijaksana, memiliki kepekaan sosial, tidak serakah, dan lain sebagainya. Nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual yang tertanam kuat akan menjadi panutan hidup mereka. Keluhuran sikap yang didasari oleh nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual dapat memastikan generasi penerus meraih mampu sukses dengan cara yang benar dan menjalani hidup dengan lebih baik.
Sebelum kita terlalu tua, mari segera mengumpulkan warisan-warisan penting tersebut di atas bagi anak cucu kita, sebab waktu kita sangat singkat. Janganlah terjebak dalam kesenangan-kesenangan kecil sehingga kita kehilangan banyak waktu dan melupakan hal-hal yang sangat penting untuk bekal para generasi penerus. Rasanya sangat menyedihkan jika riwayat kehidupan kita tidak meninggalkan rekam jejak sifat dan sikap yang mampu membuat generasi penerus benar-benar mengingatnya dan menjadikannya model untuk menjalani kehidupan dengan baik dan sukses. Sungguh menyenangkan jika sepeninggal kita nanti ada seseorang berkata, “Selamat jalan. Hidupmu telah memberi teladan yang luar biasa dan manfaat bagi banyak orang dan tak akan terlupakan.”
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best seller.
Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
Hidup Menyenangkan dengan Syukur
“Joy is a heart full and a mind purified by gratitude. – Kebahagiaan dalam hati dan pikiran dimurnikan oleh rasa syukur.” Marietta McCarty, penulis warga negara USA
Kesibukan dan tekanan hidup seringkali membuat kita lupa bersyukur, yaitu berterima kasih atas segala karunia Tuhan YME. Sesunguhnya ada banyak hal berupa kemudahan dan anugrah luar biasa dari sang Maha Pencipta yang kita terima setiap hari. Bila kita banyak bersyukur atas semua anugrah tersebut ini akan memberi berjuta manfaat dan menjadikan hidup ini sangat menyenangkan.
Manfaat syukur akan kembali kepada orang yang bersyukur, dan salah satunya adalah menjadikan hati ini lebih tentram. Sebab bersyukur sama dengan mengingat kebaikan-kebaikan yang diberikan oleh Tuhan. Orang yang paling bahagia adalah orang yang pandai bersyukur.
Dalam hal ini saya mengutip rilis dari sebuah media mengenai Michael Inzlicht, dari University of Toronto, yang telah melakukan beberapa penelitian bahwa mengingat Tuhan itu akan memberikan rasa tentram. “Memikirkan tentang hal yang religius akan membuat kita lebih tenang ketika kita dihadapkan dengan hal yang membuat stres seperti melakukan kesalahan,” katanya.
Orang yang selalu bersyukur adalah orang yang merasa dalam curahan karunia dan kasih sayang-Nya. Karenanya, orang yang selalu bersyukur itu selalu dapat berpikir bahwa segala sesuatu pasti memiliki manfaat positif di kemudian hari. Kalaupun ditimpa cobaan atau memiliki kekurangan, rasa syukur itu akan membantu dirinya kembali memperoleh semangat untuk menghasilkan karya yang inspiratif, mengalahkan tantangan, sukses, berprestasi, dan mencapai segala impian.
Bersyukur atas apapun realita hidup yang kita terima ini dapat mengatasi perasaan putus asa. Ketidaksempurnaan, kehilangan atau kerugian apapun memang dapat mengecilkan hati, kecewa, dan putus asa. Namun dengan senantiasa mensyukuri karunia apapun yang kita terima, ini akan membantu kita lepas dari perasaan putus asa.
“The seeds of discouragement cannot take root in a grateful heart. – Benih-benih keputusasaan tak akan dapat berakar di hati yang penuh rasa syukur,” kata oel Olsteen, penulis buku Living Your Best Life Now.
Dalam hidup ini kita menerima banyak sekali karunia, berupa sehat, sukses, pintar, anggota tubuh, dan lain sebagainya. Rasa syukur itu akan membantu kita untuk menghargai apapun yang kita miliki. Dengan syukur segala sesuatu menjadi penuh berkah dan manfaat.
Bersyukur atau berterima kasih kepada Tuhan atas segala karunia-Nya merupakan komponen kunci untuk meraih kebahagiaan dan keberhasilan. Kemampuan tiap orang untuk bersyukur dapat dikembangkan dari waktu ke waktu. Seperti kemampuan lainnya, kemampuan untuk selalu bersyukur berkembang jika dilatih dan dibiasakan terus menerus.
Sebuah cara yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan rasa syukur adalah menuliskan atau mengingat beberapa hal yang Anda syukuri setiap hari. Jurnal rasa syukur ini merupakan cara yang baik untuk memulai rasa syukur yang lebih besar dalam hidup Anda. Contoh hal kecil namun patut disyukuri adalah menikmati cuaca yang baik sehingga bisa jalan-jalan atau beraktifitas dengan lancar, tidak kesulitan mendapatkan makanan dan minuman, tidak kesulitan bernafas dan lain sebagainya. Jika terus dikumpulkan, suatu saat kita akan takjub karena demikian besar karunia Sang Pencipta yang telah kita terima dan nikmati.
Keyakinan dan bekerja sebaik mungkin merupakan bentuk rasa syukur atas karunia Tuhan YME. Selain itu, wujudkan rasa syukur dengan berdo’a dan beribadah. Rasa syukur juga dapat dilakukan dengan berbagi kepada orang lain, berupa ilmu, harta, kemampuan dan lain sebagainya.
Upayakan untuk menghiasi pikiran dan sikap dengan rasa syukur kapanpun dan dimanapun. Hal itu dapat mempengaruhi sikap mental menjadi lebih positif. Dengan begitu Anda perlahan-lahan mulai menarik hal-hal positif ke dalam kehidupan Anda.
Dibalik segala sesuatu yang kita keluhkan pasti ada satu hal yang dapat kita syukuri. Bersyukurlah karena pada akhirnya Anda akan dapat melihat lebih banyak hal positif di dalam diri Anda. Beberapa kalimat inspiratif yang saya kutip dari sebuah media online berikut ini mudah-mudahan dapat senantiasa mengingatkan kita semua untuk selalu bersyukur.
• Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar – Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
• Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu – Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
• Sebelum engkau mengeluh tentang pacar, suami atau isterimu – Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.
• Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat dipanggil Tuhan.
• Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
• Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai – Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.
• Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh – Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.
• Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu – Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
• Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain – Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.
• Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu – Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini. Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah dengan baik dan penuh rasa syukur.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku bestseller.
Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
Menerima dan Mengubah Kegagalan Menjadi Peluang Emas
September 19, 2011 by admin
Filed under Andrew Ho, Artikel Terbaru
“Success is the proper utilization of failure.” Unknown
Kegagalan merupakan bagian proses dari proses kehidupan yang tidak dapat kita hindari. Kita akan kehilangan lebih banyak energi ketika mencoba lari dari kenyataan telah mengalami kegagalan. Menerima kegagalan dan mencari hikmah atau peluang emas di balik kegagalan ini akan jauh lebih baik. Setidaknya ada 7 alasan mengapa kita sebaiknya menerima kegagalan :
1. Kegagalan memberi kita kesadaran telah melakukan kesalahan. Dari kesalahan itulah kita dapat memperoleh pengalaman emosional serta lebih banyak ilmu untuk melakukan terobosan-terobosan revolusioner atau menciptakan ladang usaha yang potensial.
2. Kegagalan membuat kita lebih kuat. Pada awal mengalami kegagalan memang keadaan kita menjadi berantakan. Tetapi situasi tersebut dapat kita jadikan motivasi untuk tumbuh lebih kuat dari sebelumnya. Itulah mengapa kegagalan dapat memperkokoh karakter seseorang.
3. Kegagalan menginspirasi dan membakar semangat kita. Jadikanlah kegagalan sebagai bahan bakar untuk lebih fokus dan bekerja lebih keras dari sebelumnya. Michael Jordan pernah dikeluarkan dari tim basket di sekolahnya. “It was good because it made me know what disappointment felt like. And I knew that I didn’t want to have that feeling ever again.– Itu bagus karena membuat saya merasakan bagaimana rasanya kecewa, dan saya tak ingin merasakan hal yang sama (kekecewaan),” katanya pada Chicago Tribune. Hal inilah yang menyebabkan etos kerjanya tinggi, sehingga mengangkat reputasinya menjadi pebasket legendaris di dunia.
4. Kegagalan menjadikan sikap seseorang menjadi lebih lembut dan berempati kepada sesama. Ada seorang selebritis bernama Terry Fox, pada tahun 1980 ia mendonasikan uang USD 1 juta untuk penelitian kanker. Uang tersebut ia kumpulkan dari honor olah raga lari sejauh 3.339 mil, sebelum akhirnya ia meninggal dunia karena kanker.
5. Kegagalan membangun keberanian. Jika Anda mampu melihat kegagalan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan, maka Anda akan mampu menerima segala kemungkinan dan dengan mudah Anda berani mengambil resiko lebih banyak.
6. Kegagalan merupakan salah satu jalan yang akan membawa kita pada kesempatan atau peluang yang lebih bagus. Ada seorang mantan pegawai yang telah di-PHK 10 kali selama bekerja 12 tahun. Kegagalan tersebut telah membuatnya menguasai ilmu untuk bertahan dari bermacam tantangan dan kepekaannya semakin tinggi sehinga ia pintar mengantisipasi jika keadaan memburuk. Kemampuan itulah yang membuatnya diterima di sebuah perusahaan lain yang lebih besar dan ia mencapai karir yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
7. Kegagalan menjadikan kesuksesan yang tercapai terasa lebih manis. Kita cenderung lebih menghargai sebuah kemenangan setelah mencicipi kekalahan.
Sebenarnya masih banyak lagi manfaat yang dapat kita capai dengan menerima kegagalan sebagai bagian penting dari proses kehidupan. Kegagalan dapat kita ubah menjadi peluang baru yang lebih potensial dan tak pernah terpikirkan sebelumnya. Lalu langkah apa saja yang dapat kita lakukan agar kegagalan itu menjadi peluang emas?
1. Pertama adalah menerima kegagalan, tetapi menolak menyerah dengan tetap memelihara semangat juang. Lalu bergegas mengidentifikasi kesalahan, dan menganalisa penyebabnya.
2. Ketika Anda berhasil mengidentifikasi kesalahan dan penyebabnya, maka segeralah lakukan perbaikan. Jika diperlukan kembangkanlah sistim baru agar kesalahan serupa tidak terulang kembali. Belajarlah dari kesalahan dan tidak mengulanginya lagi. Einstein mengatakan, “Insanity is doing the same thing over & over again & expecting different result. – Suatu kebodohan jika kita melakukan hal yang sama berulang-ulang tetapi kita menginginkan hasil yang berbeda.”
3. Segera melakukan tindakan dan menjadikan setiap situasi sebagai kesempatan kedua yang potensial. Tindakan cepat akan sangat membantu Anda menghindari kerugian yang lebih besar.
4. Fokuslah pada hasil dan tetaplah bersemangat, dan jangan lagi menengok ke belakang atau surut langkah karena kendala yang akan menghadang.
5. Berani mengambil resiko, dan menganggapnya sebagai bagian dari ekplorasi. Keberanian mengambil resiko memungkinkan Anda untuk terus berkembang.
6. Yang terakhir adalah menikmati setiap proses yang dialami, entah senang, sedih, menemui kemudahan atau kesulitan, mendapati situasi memburuk atau membaik dan lain sebagainya. Ketika kita benar-benar berhasil mewujudkan impian kedalam kenyataan, tentu itu akan menjadi saat yang paling membahagiakan dari serangkaian proses yang Anda jalani.
Sebenarnya realitas hidup ini sangat menarik, karena disaat gagal sekalipun ternyata masih ada peluang emas. Oleh sebab itu, pandanglah setiap halangan, tantangan, kesedihan, kesulitan ataupun penolakan sebagai sebuah kesempatan untuk menciptakan peluang emas yang baru. Itulah sikap yang harus kita kembangkan agar Anda dapat dengan mudah bangkit dari kegagalan dan memungkinkan kita semua menikmati kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup ini.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best seller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
Menjaga Harapan
September 12, 2011 by admin
Filed under Andrew Ho, Artikel Terbaru
“In all things it is better to hope than to despair. – Dalam segala hal, selalu lebih baik jika memiliki harapan daripada putus harapan.”
Johan Wolfgang von Goethe.
Ide tulisan ini terinspirasi oleh kisah dua orang pria yang sedang sakit. Keduanya dirawat di dalam ruangan yang sama. Salah satu pasien yang berada di dekat jendela senang menceritakan tentang banyak hal menyenangkan yang ia saksikan di luar jendela. Pasien yang berada di ranjang lain dan hanya dapat berbaring merasa senang dan hidupnya terasa lebih berwarna oleh cerita-cerita tersebut, karena seakan dapat melihat dunia yang indah.
Pasien yang senang bercerita itu tidak lama kemudian meninggal dunia. Lalu pasien yang hanya dapat berbaring itu mendapat kesempatan berbaring di ranjang yang berdekatan dengan jendela, tetapi ia kaget karena di balik jendela itu hanyalah dinding kosong belaka. Iapun mencoba menanyakan hal tersebut. “(Cerita-ceritanya) Itu mungkin hanya ingin membesarkan hati Anda,” jawab salah seorang perawat.
Kisah tersebut menjelaskan betapa pentingnya sebuah harapan bagi kelangsungan hidup seseorang. Tak seorangpun dapat mengelak kebutuhan untuk menjaga harapannya. Bahkan pepatah bijak menyebutkan, “Manusia dapat bertahan hidup selama 40 hari tanpa makan, 3 hari tanpa air, 8 menit tanpa udara, tetapi hanya dapat bertahan hidup 1 detik tanpa harapan.”
Sebab ketika seseorang kehilangan harapan, itu dapat menyebabkan depresi berat, kondisi kesehatan fisik atau mental menurun, tak mampu mengontrol emosi lalu melakukan perbuatan negatif, bahkan bunuh diri. Padahal dipandang dari banyak hal, kehidupan mereka sebenarnya mungkin masih jauh lebih baik dibandingkan kebanyakan orang. Jadi sebaiknya jangan sampai Anda memupuskan harapan, sebab implikasi negatifnya begitu besar.
Para ahli menyatakan bahwa pola berpikir yang positif akan membantu kita menjaga harapan tetap menyala. Sehingga kita tetap memiliki semangat hidup yang tinggi dan mampu bersikap lebih cerdas, walaupun sedang ditimpa cobaan hidup yang berat misalnya berupa sakit parah, terlilit hutang, putus cinta dan lain sebagainya. Dengan fokus pada segala sesuatu yang positif dan menyenangkan, maka neuron dalam otak kita akan aktif dan perasaan kita akan terbawa senang dan optimis.
Shakespeare mengatakan, “Nothing is either good or bad but our thinking makes it so. – Tak ada sesuatu yang baik atau buruk, kecuali kita berpikir begitu.” Tetapi memang tidak mudah untuk menjaga harapan tetap menyala. Jika memang Anda masih merasa kesulitan (menjaga harapan), mungkin beberapa tips berikut ini dapat membantu.
Pertama meningkatkan kekuatan spiritual dengan beribadah sesuai agama masing-masing. Kekuatan spiritual akan membantu kita mampu mensyukuri kehidupan yang kita nikmati sekarang. Dengan selalu bersyukur, kita akan senantiasa menyapa harapan, merasa gembira setiap hari, tetap fokus pada pemecahan masalah dan waspada.
Kedua adalah melakukan afirmasi, yaitu mengulangi beberapa kalimat setiap hari hingga mempengaruhi pikiran bawah sadar. Salah satu contoh kalimat afirmasi untuk membantu Anda menumbuhkan harapan adalah ‘Saya pasti menemukan jalan.’ Jika kalimat-kalimat dalam afirmasi tersebut tertanam dalam pikiran bawah sadar, itu akan mempengaruhi pikiran menjadi lebih optimis bahkan memberikan kekuatan untuk melakukan langkah-langkah solusi.
Selain itu berusahalah untuk selalu belajar dari setiap proses kehidupan, entah dalam fase kehidupan senang atau pahit sekalipun. “Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow,” kata Albert Einstein. Belajar dari proses kehidupan itu sangat penting agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan waktu. Sebab masih banyak kesempatan dan peluang yang dapat kita lakukan untuk menjadikan kehidupan ini lebih baik dan berarti bagi diri sendiri maupun orang lain.
Jagalah harapan Anda, tak peduli meskipun Anda sedang dirundung masalah atau sedang sakit parah. Jadikanlah apa yang Anda miliki sekarang, entah kebahagiaan atau kesedihan, sebagai ‘bensin’ untuk menggerakkan diri Anda melakukan sesuatu yang lebih baik dari hari ke hari. Kata Kenji Miyazawa (1896-1933), seorang pujangga dan penulis dari Jepang, “Kita harus merangkul rasa sakit dan membakarnya sebagai energi dalam perjalanan hidup kita.”
Banyak sekali yang dapat kita peroleh jika kita konsisten menjaga harapan tetap hidup. Apalagi jika keberadaan kita juga dapat menjadikan harapan orang lain hidup kembali. Membangkitkan harapan adalah cara yang sangat ampuh untuk membantu orang lain dan salah satu hadiah terbesar yang dapat kita berikan. Mungkin beberapa hal berikut ini dapat kita lakukan untuk membantu membangkitkan harapan orang lain.
Pertama adalah memberikan contoh sikap positif. Perilaku dan perkataan Anda mungkin dapat menginspirasi orang lain untuk tetap optimis dan memiliki harapan yang tinggi. Sehingga mereka kembali bersemangat dan berusaha mencoba sampai impian mereka menjadi kenyataan.
Selain itu jangan segan meluangkan waktu untuk mendengarkan apa yang dirasakan orang lain dan sampaikan rasa empati. Tetapi jangan terlalu berfokus pada kehidupan mereka. Lakukanlah kebaikan sesuai dengan kemampuan.
Kepedulian seperti itu, walaupun kecil, mungkin menjadi secercah harapan bagi orang lain. Tetapi jangan kecewa jika apa yang Anda lakukan tidak dapat menciptakan perubahan, karena mungkin masih membutuhkan proses dan waktu.
Menjaga harapan diri kita sendiri maupun orang lain sama-sama penting, sebab tidak ada seorangpun dalam kehidupan ini yang selalu hidup penuh harapan. Jika kita mampu menjaga harapan tetap hidup, berarti kita meninggalkan kehidupan yang menyedihkan. Dengan segudang harapan yang besar, kita pasti selalu siap menatap hari-hari dengan optimis dan bahagia.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku bestseller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
Telah di baca sebanyak: 13Sebuah Inspirasi Tentang Impian

“Imagination is the preview of life’s coming attractions. – Imajinasi adalah gambaran kehidupan yang akan datang.” Albert Einstein
Pengalaman berkunjung ke USA bersama 60 orang mitra usaha KK Indonesia pada bulan April 2010 lalu sangat mengesankan. Pengalaman tersebut juga menginspirasi saya tentang betapa hebatnya impian. Kali ini saya ingin berbagi inspirasi tentang tantangan dan kekuatan di balik impian serta beberapa hal yang memudahkan impian segera terwujud.
Dilihat dari kesanggupan para distributor mengembangkan bisnis dan mendapatkan tiket gratis jalan-jalan ke USA memperlihatkan begitu hebatnya kekuatan impian. Impian untuk menjejakkan kaki ke negri paman Sam juga telah memberi kekuatan pada puluhan distributor tersebut ketika melewati proses yang cukup rumit, mulai dari berpanas-panas ketika harus antri melakukan permohonan visa, diwawancara, pemeriksaan di imigrasi di bandara Los Angeles yang cukup ketat. Perjuangan itu terbayar ketika kami berhasil menjejakkan kaki disana dan menikmati liburan ke Disneyland, Universal Studio, Hollywood, Grand Canyon, Golden Gate Bridge dan Las Vegas.
Semuanya sangat mengagumkan, tetapi yang paling berkesan adalah Disneyland, Golden Gate Bridge dan dan Skywalk. Berdasarkan informasi yang pernah saya baca, ketiga karya manusia yang spektakuler tersebut bermula dari sebuah impian. Berarti benar yang dikatakan orang-orang tentang pentingnya mimpi dan imajinasi.
Sayangnya tak banyak orang yang membuktikan bahwa impian mereka benar-benar memiliki kekuatan luar biasa dan menguap begitu saja. Mengapa? Mari kita simak beberapa penyebab dan cara mengatasinya.
Impian dapat hilang begitu saja dikarenakan pengaruh negatif orang lain dan lingkungan, misalnya dalam bentuk kata-kata pesimis sampai provokasi. Sehingga impian dan ide-ide cerdas yang Anda miliki seakan-akan tidak berguna sama sekali. Siasatilah pengaruh negatif apapun bentuknya dengan bersikap hati-hati dan tidak terpengaruh oleh perkataan negatif.
Dalam kesempatan berlibur ke USA, kami berkunjung ke Golden Gate Bridge. Jembatan sepanjang 1,7 mil dan memiliki 6 jalur itu merupakan gagasan Joseph B. Strauss. Dulu ketika Joseph baru mencetuskan ide tersebut pada tahun 1917 tak sedikit orang yang mengatakan bahwa impiannya sangat mustahil.
Namun bagi Joseph, impian adalah kekuatan. Selama 13 tahun ia tidak berputus asa berusaha meyakinkan banyak pihak. Hingga akhirnya jembatan tersebut dibangun dengan menelan biaya 35 juta USD dan berdiri megah seperti sekarang. Golden Gate Bridge merupakan salah satu dari “7 Wonders of USA.”
Ketakutan menjadi alasan kedua yang menghalangi kita mencapai mimpi. Dalam sebuah proses akan banyak sekali yang terjadi termasuk munculnya tantangan. Hal itu dapat menimbulkan pesimisme, dan jika dibiarkan lambat laun pasti membuat kita berhenti sebelum mencapai target yang kita harapkan.
Lawanlah ketakutan dengan keyakinan dan tindakan nyata. Keyakinan pada impian akan membuat Anda mampu memelihara harapan positif, sedangkan tindakan memastikan diri Anda lebih maju dan mendapatkan kepuasan. Keyakinan dan tindakan yang konsisten akan mampu mengalahkan ketakutan saat berusaha meraih impian.
Ketika berada di Disneyland, saya teringat tentang sebuah cerita ketika Disneyland diresmikan. Saat itu Walt Disney telah wafat dan salah seorang tamu bertanya kepada istri Walt Disney, “Alangkah bahagia jika Bapak Walt Disney melihat semua ini.” Istrinya menjawab bahwa Walt Disney sudah melihat Disneyland jauh sebelum tempat tersebut didirikan. Sebab Walt Disney sudah yakin bahwa impiannya pasti terwujud dan sudah berbuat maksimal sebelum impiannya benar-benar terwujud.
Sebagai tambahan, kekuatan spiritual juga sangat dibutuhkan agar bertambah keyakinan, tetap optimis walaupun menghadapi kegagalan. Sebab kekuatan spiritual membantu kita memiliki rasa tanggung jawab, kreatif dan ketulusan dalam bekerja. Kalaupun telah sukses, kekuatan spiritual juga tetap diperlukan agar kita mampu bersikap positif dan kembali dapat mewujudkan impian yang lebih besar.
Sewaktu berjalan di atas jembatan tembus pandang Grand Canyon, saya bagaikan melayang di udara. Pengalaman tersebut sangat mendebarkan dan pemandangan dari atas juga cantik sekali. Sebuah karya anak manusia yang luar biasa dan sangat inspiratif, itulah kesan yang terbersit di dalam benak saya saat itu.
“Skywalk” di atas Grand Canyon itu merupakan gagasan cerdas seorang pengusaha, David Jim. Impian David Jim tersebut tak akan terwujud jika tidak didukung oleh sumber daya, ilmu dan kerjasama tim yang bagus. Jembatan berbentuk U setinggi 1.219 meter di atas Sungai Colorado yang mampu menampung 120 orang sekaligus itu terealisasi juga berkat dukungan seorang arsitek bernama Mark Ross Johnson dan banyak orang lagi yang tidak terekspos namanya. Karenanya jika ingin impian-impian besar Anda terwujud maka pastikan Anda sudah memiliki sumber daya, ilmu dan melakukan kerjasama yang bagus dengan orang lain.
Itulah sebuah inspirasi tentang impian, bahwasanya setiap impian pasti dapat terwujud. Janganlah pernah takut untuk bermimpi, karena selalu ada cara untuk menghadapi tantangan. Itulah mengapa sepulang berlibur dari USA, kini kian mantap pula langkah kami untuk mewujudkan visi KK Indonesia Go 1 % sebelum tahun 2015 mendatang.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best- seller.Kunjungi websitenya di: www.andrewho-uol.com
Telah di baca sebanyak: 14Kaca Jendela yang Kotor

“If the doors of perception were cleansed, everything would appear as it is – infinite. – Jika pintu persepsi dibersihkan, segala hal akan nampak sebagaimana adanya – sangat luar biasa.”
William Blake
Sebelum memulai membahas artikel ini saya akan menceritakan sebuah peristiwa yang dialami sepasang suami istri. Pasangan tersebut baru pindah ke sebuah kontrakan baru di kampung padat penduduk. Setiap pagi di depan rumah mereka banyak orang sibuk mencuci dan menjemur pakaian.
Pada hari I, sang istri berkomentar, “Aneh ya, kenapa orang-orang kalau mencuci pakaian sama sekali tidak bersih. Kotorannya masih tebal begitu.”
Seminggu berlalu, dan sang istri selalu berkomentar bahwa cucian warga yang dijemur di depan kontrakan mereka itu masih sangat kotor. Selama seminggu sang suami hanya diam saja mendengar komentar-komentar istrinya. Lalu pada hari ke-8, si istri memberikan komentar lagi seperti biasa.
“Nah, itu baru bersih. Pak, lihat cucian mereka sekarang menjadi bersih sekali. Tapi kenapa kemarin-kemarin cucian mereka begitu kotor ya?” gumam si istri.
“Tadi pagi saya bangun pagi-pagi sekali. Saya bersihkan semua kaca jendela rumah kita sampai betul-betul bersih,” jawab suaminya seraya pergi meninggalkan si istri yang masih terperangah.
Kehidupan ini berkaitan erat dengan persepsi, yaitu cara pandang berdasarkan pola pikir dan perilaku individu masing-masing. Setiap orang dapat mendeskripsikan situasi atau kejadian secara berbeda berdasarkan penglihatan mereka. Persepsi itu akan mempengaruhi pola pikir serta tindakan kita selanjutnya.
Realitas kehidupan ini terbentuk oleh persepsi kita atau cara pandang kita terhadap segala sesuatu. Apa yang Anda yakini, itulah yang Anda terima. Tetapi seandainya kita mampu mengubahnya (persepsi) menjadi positif, maka segala sesuatu dalam kehidupan ini akan nampak lebih menyenangkan.
Dr. Wayne Dyer mengatakan, “When you change the way you look at things, the things you look at change. – Ketika Anda mengubah cara pandang terhadap sesuatu, maka apa yang Anda lihat akan berubah.” Inilah beberapa hal pokok untuk menghancurkan persepsi negatif dan menciptakan kehidupan yang seharusnya Anda nikmati.
Pertama adalah selalu berusaha membiasakan diri fokus pada nilai-nilai positif, maka persepsi kita menjadi lebih positif. Contoh ketika kita fokus pada kekurangan seseorang, maka kita akan terus mencari kekurangannya. Tetapi jika kita fokus pada kebaikan seseorang, maka kita akan terus berusaha mencari kebaikan di dalam dirinya dan semakin tertarik pada orang tersebut, bahkan terinspirasi olehnya.
Mungkin sama seperti awal orang sedang dalam masa pacaran, pasti masing-masing memandang pasangan serasa tak memiliki kekurangan karena yang terlihat kelebihannya saja. Hari-hari senantiasa romantis, sebab dalam hubungan itu masing-masing hanya fokus pada sifat-sifat yang positif dan menarik. Semakin ia fokus pada kualitas positif, maka ia pun melihat pasangan semakin menakjubkan sehingga makin jatuh cinta. Begitupun sebaliknya.
Cara lain untuk menjaga persepsi Anda tetap positif adalah dengan selalu berpikir dan bersikap optimis. Saya sangat sependapat dengan Henry Ford yang pernah mengatakan, “If you think you can or if you think you can’t either way you’re always right. – Jika Anda berpikir Anda bisa atau jika Anda berpikir tidak bisa, itu pasti terjadi.” Berpikir dan bersikap optimis tentu membantu persepsi Anda lebih jernih, sehingga nampak jelas peluang-peluang baru yang dapat menolong situasi Anda atau memandu Anda menuju sukses dan kebahagiaan.
Berpikir terbuka dan bersedia belajar tentang banyak hal merupakan salah satu upaya untuk menjernihkan persepsi. Kehidupan ini sangat lengkap artinya terdiri dari beragam situasi, sebab, macam, dan lain sebagainya. Tidak mungkin seseorang menguasai semua ilmu atau menyelami pikiran banyak orang di dunia. Jadi sebaiknya jangan terburu-buru menciptakan kesimpulan, melainkan mencari pelajaran positif yang dapat dipetik sebagai bekal untuk berpikir dan bertindak lebih bijaksana.
Contoh akhir-akhir ini media cetak maupun elektronik di tanah air bahkan luar negri sedang dihebohkan video asusila artis papan atas. Jika benar mereka melakukan tindak asusila itu, bukan berarti semua perilaku mereka negatif. Alangkah bijaksana jika kita menjadikan hal itu sebagai pembelajaran untuk tidak mencoba melanggar norma susila, agama maupun hukum, apapun profesi yang kita jalani, karena dampak buruknya sangat luar biasa tak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga keluarga dan masyarakat.
Jika saya perhatikan, orang-orang yang hidupnya cukup sukses di dunia ini senantiasa menjaga persepsi mereka tetap positif. Sehingga sikap dan tindakan mereka juga positif, contohnya tekun berusaha, rendah hati, disiplin, cermat atau berhati-hati dalam segala hal dan lain sebagainya. Disamping itu, mereka mampu melakukan tanggung jawab dengan baik dan menghasilkan karya luar biasa.
Persepsi seumpama ‘kaca jendela’ untuk melihat segala sesuatu nampak baik atau buruk. Ketika Anda mampu menjadikan persepsi selalu positif, maka Anda juga mempunyai kekuatan untuk melihat segala hal dengan lebih jernih, penuh optimisme, semangat, kasih sayang dan cinta, dan lain sebagainya, sehingga membantu Anda selalu bersikap positif dan tidak menyerah pada keadaan sesulit apapun untuk meraih sukses dan kebahagiaan. Oleh sebab itu, jika Anda ingin mencapai hasil akhir yang menyenangkan, maka jangan pernah membiarkan ‘kaca jendela’ Anda kotor.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku bestseller.Kunjungi websitenya di: www.andrewho-uol.com
Mengejar Kebanggaan
“Pride is personal commitment. It is an attitude which separates excellence from mediocrity. – Kebanggaan merupakan komitmen personal. Itu merupakan sikap yang memisahkan antara yang sempurna dan tidak.”
Paul Bryan
Mempunyai sesuatu yang dapat dibanggakan merupakan dambaan semua orang. Tak jarang mereka mengerahkan segala daya dan upaya demi mewujudkan sesuatu yang dapat dibanggakan. Sehingga terwujudlah banyak hal spektakuler di dunia dan membanggakan pemiliknya.
Contohnya Afrika Selatan tentu bangga telah berhasil menyelenggarakan pesta piala dunia beberapa waktu yang lalu. Dengan segala upaya pemerintah negara tersebut berusaha membangun sebuah stadion yang megah. Pemerintah juga membangun infrastuktur yang canggih dan modern untuk mendukung kelancaran perayaan piala dunia 2010.
Usaha Afrika Selatan mengejar kebanggaan sebagai negara penyelenggara juga telah menjadikan negri tersebut semakin dikenal di dunia. Terlebih acara tersebut juga membawa ‘soccernomic’ atau efek ekonomi positif bagi restoran-restoran atau para pedagang di sekitar stadion. Para pedagang dikabarkan mendapatkan omset berkali lipat.
Namun disisi lain, sebagian besar rakyat di negri tersebut merasa dirugikan. Para pemilik lahan pertanian yang digusur hidup menderita, karena pemerintah tidak memberikan ganti rugi sedikitpun sebagai kompensasi atas lahan mereka. Sementara pemerintah menghabiskan biaya cukup besar untuk membangun sarana maupun proses penyelenggaraan pesta bola dunia yang begitu mewah, sebagian besar rakyat disana hidup sangat miskin.
“Sebenarnya kami sangat malu dan hidup tertekan dengan kemelaratan kami,” cetus salah seorang pemuda yang tinggal di salah satu kampung kumuh di Afrika Selatan kepada salah seorang pewarta yang ikut meliput ajang perayaan spektakuler tersebut.
Tak hanya Afrika Selatan, masih banyak negara atau mungkin perorangan yang mengejar kebanggaan dengan segala daya dan upaya, tetapi lupa untuk menghitung seberapa besar manfaat dari kebanggaan yang diperoleh. Contohnya Malaysia membangun ikon kemegahan seperti Twin Tower atau Taiwan dengan Taipei 101. Contoh lain adalah Dubai membangun Burj Dubai yang konon merupakan bangunan tertinggi dan termegah di dunia.
Seberapa besar manfaat yang diperoleh pemerintah dan rakyat dari produk-produk kebanggaan itu? Kabarnya, keuntungan yang diperoleh tidaklah signifikan. Artinya, apa yang sudah dikeluarkan tidak sebanding dengan manfaat positif yang dapat diraih.
Mengejar kebanggaan memang dapat mendatangkan kerugian jika tidak diperhitungkan dengan cermat atau hanya sekedar untuk unjuk gaya. Tetapi jika semangat mengejar kebanggaan ini didasari dengan perhitungan yang cermat pasti akan mendatangkan keuntungan. Sehingga, mengejar kebanggaan itu memiliki arti serta manfaat positif, dan beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
Mengejar kebanggaan menjadikan kita memiliki kemauan keras dan ego. Hal itu menyalakan api motivasi dalam mengejar suatu target atau impian. Ini juga akan membuat kita berusaha mempertahankan harga diri dengan tetap berjuang dan sampai target tercapai, walaupun tak banyak dukungan dan situasi juga tidak menguntungkan.
Mengejar kebanggaan juga dapat membebaskan kita dari belenggu rasa tak percaya diri. Kita menjadi sadar memiliki potensi yang lebih besar dan lebih kuat daripada tantangan. Kemudian rasa percaya diri tersebut akan membantu kita melakukan tindakan-tindakan untuk mewujudkan hal-hal yang kita inginkan.
Memiliki kebanggaan itu berarti merasa puas terhadap diri sendiri dan prestasi Anda. Kepuasan terhadap diri sendiri akan memotivasi untuk terus berdaya kreasi dan melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Dengan begitu, lambat laun Anda dapat membangun reputasi yang semakin positif dan mencapai hal-hal besar yang lebih membangggakan.
Mengejar kebanggaan berarti kita memiliki tujuan. Hal itu menjadikan tindakan-tindakan kita lebih terarah. Pada akhirnya mengejar kebanggaan itu akan memandu kita untuk menciptakan serangkaian keberhasilan.
Kita dapat dikatakan berhasil mencapai sesuatu yang membanggakan jika orang lain juga menaruh rasa hormat dan penghargaan. Orang lain akan memberikan 2 hal tersebut (rasa hormat dan penghargaan) jika kita mencapai kebanggaan itu dengan jujur. Sebab kebanggaan itu merupakan penghargaan dari orang lain atas potensi dan integritas yang kita miliki.
Apakah para koruptor yang memiliki harta ratusan milyar itu patut berbangga? Tentu saja tidak, karena apa yang mereka capai tidak dengan cara yang jujur. Itulah mengapa kita juga harus tetap waspada dalam mengejar kebanggaan untuk tetap mengedepankan integritas atau kejujuran.
Melihat sisi positif dari kebanggaan itu, tak ada salahnya jika kita mengejar kebanggaan. Lagipula masing-masing diantara kita juga memiliki potensi yang luar biasa untuk menciptakan sesuatu yang membanggakan. Jangan takut untuk mengejar kebanggaan, sebab kebanggaan itu sendiri juga mencerminkan gairah hidup penuh semangat.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku bestseller.
Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
Membangun Karisma
“Charisma is a sparkle in people that money can’t buy. It’s an invisible energy with visible effects. – Karisma adalah cahaya seseorang yang tak ternilai dengan materi. Karisma adalah energi yang tak terlihat tetapi memberi dampak nyata.” Marianne Williamson aktifis spiritual, penulis, dosen dan pendiri The Peace Alliance di Amerika Serikat.
Pasti kita pernah mendengar istilah orang yang penuh karisma, yaitu orang yang memiliki daya tarik luar biasa. Aura kehadiran maupun kata-katanya begitu berpengaruh dan menarik. Orang-orang berkarisma itu ada di berbagai bidang, contohnya Soekarno (politik), Dalai Lama (spiritual), Bunda Theresia (spiritual & kemanusiaan), Warren Buffet (bisnis), Leonardo Da Vinci (seni dan budaya), dan masih banyak lagi.
Orang yang berkarisma seperti itu mampu menjadi pusat perhatian yang begitu dikagumi banyak orang, padahal penampilan mereka tak berbeda dengan kebanyakan orang. Ada sebagian orang mengatakan bahwa karisma itu merupakan bakat alamiah. Namun sebenarnya siapapun dapat membangun karisma, yaitu dengan memperbarui beberapa hal diantaranya adalah moral dan spiritual, kesan keseluruhan postur tubuh, sorot mata, kepercayaan diri, kemampuan dan kematangan sikap. Beberapa langkah berikut ini akan dapat membantu Anda membangun karisma.
Pertama adalah memiliki visi dan misi yang jelas dan berjuang keras mewujudkannya. Lihat saja pemimpin besar seperti Soekarno memiliki visi yang jelas & betul-betul memperjuangkan kemerdekaan RI. Lalu Martin Luther King, Jr., yang mempunyai impian tentang masa depan Amerika sehingga rakyat Amerika mendukung dia sepenuhnya, begitu pula dengan John F. Kennedy.
Visi menjadikan seseorang memiliki daya tarik, sebab kejelasan visi mampu mengisi kekosongan atau harapan orang lain. Selain itu, visi juga dapat mengarahkan seseorang melakukan tindakan-tindakan konstruktif dan nyata. Niccolo Machiavelli mengatakan, “Make no small plans, for they have no power to stir the soul. – Mereka tidak akan memiliki kekuatan untuk mengarahkan jiwa mereka jika tidak memiliki sedikitpun perencanaan.”
Bila saya perhatikan mayoritas orang-orang yang karismatik memiliki visi yang besar dan mulia. Untuk memperjuangkan visi tersebut mereka sangat menghargai waktu, kehidupan dan diri mereka sendiri serta memiliki tanggung jawab yang tinggi untuk menjadikan dunia lebih baik. Intergritas dan kepercayaan diri mereka juga luar biasa dalam upaya mewujudkan visi mereka.
Langkah lain yang perlu ditempuh untuk menumbuhkan karisma adalah memupuk rasa percaya diri. Rasa percaya diri nampak dari postur, sorot mata dan sikap yang baik dan alamiah. Kepercayaan diri yang tinggi juga tercermin dari kalimat-kalimat yang penuh optimisme, positif dan memotivasi. Kalimat-kalimat seperti itu juga terdengar lebih menarik. Jika Anda tekun mengembangkan kemampuan tersebut, pasti Anda akan terlihat menonjol dibandingkan yang lain.
Yang ketiga adalah menghargai orang lain atau berusaha menjadikan orang lain merasa berarti. Misalnya dengan meluangkan waktu untuk menyapa dan berusaha mengerti apa yang dirasakan orang lain. Termasuk diantaranya adalah menunjukkan empati yang tulus, sehingga terbangun interaksi positif dengan orang lain sebanyak mungkin.
Orang terlihat lebih karismatik ketika ia tidak mementingkan diri sendiri, keluarga maupun golongan. Karismanya terpancar dari sikap yang setia dan tulus dalam melayani serta kesediaannya maju di depan justru ketika situasi genting dan benar-benar membuntutkan seorang pemimpin. Mereka menjadi karismatik karena memberi harapan di tengah keputusasaan dan bersedia menjadi penerang dalam kegelapan.
Seseorang menjadi karismatik bukan dikarenakan pandai mendeskripsikan sosok ideal melalui kata-kata, melainkan menampilkan sosok ideal dalam setiap perbuatannya sehari-hari. Aura karismatik seseorang terpancar dari teladan sikapnya yang positif, misalnya ketekunannya berusaha, kejujuran, komitmennya menegakkan kebenaran, dan kasih sayangnya kepada orang lain. Jika Anda selalu berusaha memperlihatkan teladan sikap positif, pasti Anda juga bisa menarik banyak perhatian dan dukungan banyak orang.
Selain itu berusahalah untuk selalu bersyukur dan meningkatkan kekuatan spiritual. Seseorang yang memiliki keteduhan iman dan selalu bersyukur lebih mudah mengontrol sikap atau perbuatannya, sehingga cenderung mampu bersikap menyenangkan. Penampilan sosok yang memiliki keteduhan iman, syukur dan rendah hati pasti terlihat lebih menarik bagi orang lain.
Meningkatkan ilmu pengetahuan dan berlatih berpikir kreatif merupakan langkah lain untuk terlihat menarik. Beberapa orang mengatakan bahwa ilmu pengetahuan itu seksi. Berusahalah untuk terus meningkatkan ilmu pengetahuan lambat laun pasti membuat Anda menjadi lebih karismatik.
Humor dan senyum merupakan 2 hal penting untuk meningkatkan karisma dan mempererat hubungan sosial. Senyuman dan humor dapat menghancurkan kebekuan sehingga suasana menjadi lebih akrab dan menyenangkan. Semua orang menyukai orang yang dapat membuat mereka tertawa. Agar Anda lebih berkarisma, pelajarilah cara menciptakan humor dan gunakan sesering mungkin pada situasi yang tepat.
Berusaha memperbaiki kekurangan dan berpenampilan menarik merupakan langkah penting agar lebih berkarisma. Untuk menjaga penampilan tetap menarik tak harus berpakaian serba mahal dan bermerek terkenal, walaupun sederhana asalkan rapi, bersih dan sopan. Menghormati diri sendiri dengan menjaga penampilan sama halnya Anda membantu orang lain menghargai Anda.
Seseorang yang berkarisma berpotensi menjadi pemimpin ideal. Penulis ”The Purpose-Driven Life” Rick Warren merumuskan seorang pemimpin ideal adalah mereka yang memiliki kepedulian dan belas kasih pada orang lain, terus membangun kekuatan spiritual, intelektual, dan moralitas sikapnya. Rick Warren juga memaparkan bahwa seorang pemimpin karismatik juga mampu fokus pada persoalan kritis dan tidak sibuk dengan masalah-masalah sekunder, memiliki integritas serta berani melaksanakan solusi terbaik walaupun tidak populer. Semua kualitas pemimpin ideal tersebut pasti Anda miliki jika Anda serius dan aktif membangun karisma.
Bila Anda tertarik untuk menumbuhkan karisma, lakukan beberapa hal yang telah saya uraikan di atas. Ketekunan membangunnya (karisma) pasti membuat Anda menjadi magnet yang kuat, terutama untuk meraih perhatian dan kekuatan massa. Yang terpenting bahwasanya siapapun yang membangun karismanya akan mendapatkan banyak kemudahan dalam mengatasi tantangan-tantangan hidup.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best-seller. Kunjungi websitenya di: www.andrewho-uol.com
Telah di baca sebanyak: 5Menjadi Orang Sukses dan Berarti
“Don’t look to become a person of success, look instead to become a person of Value! – Jangan berkeinginan untuk menjadi orang sukses, berusahalah untuk menjadi orang yang berarti.”
Albert Einstein
Setiap tahun sebuah majalah terkenal di dunia merilis daftar orang-orang terkaya dan berpengaruh di dunia. Sering pula digelar acara penghargaan untuk mengapresiasi para pengusaha dan CEO sukses dan ternama. Tentu sangat membanggakan jika Anda mendapatkan penghargaan bergengsi kelas dunia, dihormati, dan bergelimang kemewahan harta, sebab hal-hal semacam itu menjadi dambaan sebagian besar manusia di dunia.
Tak heran jika banyak orang berlomba mencari jabatan, mengumpulkan kekayaan dan meraih kesuksesan besar. Mereka juga mengejar standar gaya hidup orang-orang berkelas, misalnya menunggangi mobil mewah, menggunakan perhiasan dan pakaian super mahal, dan gaya hidup serba wah lainnya. Sebenarnya tak ada yang salah jika ingin menjadi kaya, sukses dan bahagia, sejauh usaha yang dilakukan tidak melanggar hukum, moral spiritual, dan norma-norma lainnya.
Namun ironis jika tujuan menjadi berpengaruh, terkenal, kaya, dan hidup serba mewah itu menjadikan seseorang menghalalkan segala cara termasuk menggunakan cara-cara negatif. Akhir-akhir ini saya sedih menyaksikan berita di televisi yang menayangkan begitu banyak orang memilih cara instan untuk cepat kaya dan terkenal, dan memiliki jabatan tinggi. Memang benar uang mereka bertumpuk konon kabarnya sampai dimakan rayap, memiliki jabatan tinggi, tetapi mereka lebih terkenal sekarang ketika terseret kasus korupsi, suap, penggelapan pajak, praktek bisnis ilegal, dan lain sebagainya.
Nasib mereka kini sungguh menyedihkan dan terhina. Sebab mereka mengabaikan nilai-nilai spiritual, moralitas, dan kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi dalam proses pencapaian kesuksesan. Patut menjadi pelajaran bagi kita semua untuk berpikir bahwa menjadi kaya raya, terkenal dan sukses belumlah cukup, dan berusaha menjadi manusia yang sukses dan berarti itu lebih penting.
“The major value in life is not what you get. The major value in life is what you become. – Nilai utama dalam hidup itu bukan apa yang Anda dapatkan melainkan seberapa baik (karakter) Anda,” kata Jim Rohn, motivator USA ternama.
Menjadi orang sukses dan berarti memberi kita banyak sekali manfaat. Beberapa diantaranya adalah memudahkan kita menciptakan tujuan hidup, fokus pada pekerjaan, pintar membuat keputusan penting, memahami prioritas hidup sehingga langkah-langkah yang ditempuh menjadi lebih terarah. Beberapa tips berikut akan membantu Anda segera menyongsong sukses sekaligus menjadi manusia yang lebih berarti.
Pertama adalah memiliki visi yang mulia, yaitu berpikir lebih jauh dan mempertimbangkan segala hal untuk senantiasa menciptakan kebaikan bagi semua orang. Visi tersebut akan mendorong Anda bekerja penuh komitmen dan dedikasi untuk meraih keberhasilan, bukan hanya menunggu belas kasihan orang lain dan menghindari diri berbuat curang. Memiliki visi mulia merupakan langkah penting untuk meraih sukses dan berarti bagi orang lain.
Kedua adalah memiliki integritas, yaitu kejujuran dalam setiap tindak tanduk dan perbuatan. Kejujuran pasti memberi kemudahan, sebab kejujuran pasti menang dalam persaingan memperebutkan kepercayaan orang lain. Nilai kejujuran sudah pasti menuntun Anda pada kemajuan dan meraih kesuksesan yang lebih berharga.
Ketiga adalah menyukai pekerjaan yang Anda lakukan, mencintai keluarga dan sesama di sekitar Anda. Kecintaan pada keluarga dan pekerjaan serta sesama akan membuat pikiran lebih positif dan berfungsi lebih baik, karena tidak ada kebencian pada siapapun. Bila kinerja Anda lebih baik, Anda tentu lebih mudah menciptakan kemajuan dan mencapai kesuksesan yang Anda dambakan.
Keempat adalah berempati kepada orang lain, yaitu usaha meringankan beban orang lain tanpa pamrih dan tanpa pandang bulu. Berempati pada orang lain dapat berbentuk materi, dukungan motivasi, pikiran atau tenaga. Empati dapat menjadi semangat dalam berusaha meraih kesuksesan, sekaligus menjadikan kesuksesan Anda lebih berarti bagi orang lain.
Kelima adalah meningkatkan kekuatan iman dan rasa syukur atas segala karunia-Nya. Keduanya akan mencegah Anda dari perbuatan negatif atau upaya tercela hanya untuk mencapai target tertentu. Dengan iman dan syukur, kesuksesan sekecil apapun akan memberi nilai yang besar.
Keenam adalah mengasah bakat dan kemampuan yang dapat menunjang pekerjaan, serta terus belajar dari berbagai hal termasuk dari kesalahan terdahulu. Membuka diri dengan terus belajar akan membantu Anda terhindar dari kesulitan dan habis waktu sia-sia. Langkah ini akan membantu Anda menemukan berbagai alternatif untuk membangkitkan bisnis atau menyelesaikan pekerjaan dengan hasil terbaik.
Ketujuh adalah semangat dalam mengerjakan setiap tanggung jawab. Semangat yang Anda tunjukkan akan mengalirkan energi positif kepada orang lain. Antusiame kerja Anda akan memberikan nilai yang luar biasa terhadap apapun yang Anda lakukan.
Setelah memahami tips di atas, tidak begitu sulit bukan menjadi orang yang sukses dan berarti? Yang jelas menjadi orang sukses itu membanggakan, dan akan lebih membahagiakan jika kita juga dapat memberikan kontribusi terhadap orang lain. Dengan keteguhan, kesungguhan dari dalam diri Anda, dan cara yang positif semua hal yang Anda upayakan untuk meraih sukses dan menjadi manusia berarti pasti akan terwujud.
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best-seller.Kunjungi websitenya di: www.andrewho-uol.com
Telah di baca sebanyak: 21










