Dia yang Berjuang Sampai Akhir

Namanya adalah Derek Redmond, atlet lari berkebangsaan Inggris. Derek Redmond adalah pemegang rekor lari 400m tahun 1985, meraih medali emas lari 4x400m di World Championships, European Championships, dan Commonwealth Games.

Satu peristiwa yang menarik perhatian dunia adalah saat olimpiade musim panas di Barcelona tahun 1992, khususnya cabang olahraga lari. Penonton yang hadir kurang lebih 65 ribu penonton yang berasal dari berbagai belahan dunia. Derek Redmond merupakan salah satu kontestan di sana. Sebelum perlombaan, semua peserta melakukan pemanasan.

Saat lomba dimulai, tembakan pistol pun dilepas dan seluruh atlet berlari untuk menjadi juara. Tetapi sesaat setelah perlombaan berlangsung, Derek tiba-tiba terjatuh dan mengalami cedera pada pangkal pahanya. Dia merasakan rasa sakit yang luar biasa. Tidak mau menyerah pada kesakitan, dia memutuskan untuk bangkit dan melanjutkan pertandingan dengan kondisi terpincang-pincang.

Ayahnya Jim Redmond berlari dari kursi penonton menuju lapangan pertandingan dan merangkulnya dan berkata, “Kamu tidak harus melakukan ini, nak.” Derek menjawabnya “Tidak ayah. Saya ingin menyelesaikan pertandingan ini.” Ayahnya pun membalas, “Baiklah, mari kita selesaikan bersama”. Derek dan ayahnya pun bersama-sama mencapai garis finish, dan 65 ribu penonton yang hadir memberikan tepuk tangan dan standing ovation.

Meskipun Derek Redmond tidak menjadi juara, tetapi ia berusaha keras untuk menyelesaikannya. Cerita Derek Redmond telah menginspirasi banyak orang. Cerita ini memberikan pesan bahwa meskipun kita tidak menjadi juara, yang terpenting adalah kita telah berusaha dan ingin menyelesaikannya sampai tuntas. Derek Redmond telah memenangkan hati setiap orang yang mengetahui ceritanya. Itulah juara sesungguhnya.

Setelah mengetahui kisah hidupnya, saya pun menyadari bahwa juara sejati adalah mereka yang menyelesaikan segala sesuatu hingga tuntas meskipun mereka sudah mengetahui kekalahannya. Ia memang tidak mendapatkan urutan pertama, tetapi ia telah memberi kenangan yang tidak terlupakan bagi setiap penonton di sana hingga ceritanya dikenal seluruh dunia.

Ini merupakan sebuah kisah inspiratif yang patut dibagikan bagi siapapun yang berjuang untuk menjadi juara. Salah satu pelatih Football berkebangsaan Amerika Vince Lombardi berkata “Winners never quit and Quitters never win”. Dan jelas bahwa memang berjuang tidak menjamin kita menjadi pemenang, tetapi jika dengan berhenti apakah kita bisa menjadi juara?

-Denilson Chandra
Mahasiswa Perguruan Tinggi Cendana Medan, bisa dihubungi langsung di denilsonchandra@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *