Kolom Bersama

Dibutuhkan Segera! Peta Sukses

Oleh: Agus Prasetyo

Semua orang ingin sukses, sayangnya tiap orang mempunyai pengertian yang berbeda tentang sukses.

Saat menonton DVD yang berjudul Titi Tata, salah satu bagian menjelaskan bahwa sukses yang tampak dari luar akan mudah pudar. Akhirnya saya sadar bahwa pengertian sukses bersifat pribadi artinya bisa saja seseorang menganggap dirinya belum sukses padahal orang lain menganggap dia sudah sukses.

Namun demikian apapun definisi kita tentang sukses, dibutuhkan pedoman/peta agar dapat sukses. Cara yang umum ditempuh adalah menentukan tujuan hidup kita.

Dalam buku 7 Kebiasaan Hidup Yang Efektif, Stephen Covey mengilustrasikan tujuan hidup ini dengan pertanyaan kita mau dikenang sebagai apa saat kita meninggal.

Dalam tradisi Timur analogi yang mirip dengan hal itu adalah cerita tentang 4 orang istri seperti yang ditulis Bpk Handaka dalam buku Illuminata. Cerita singkatnya sebagai berikut:

Pada jaman dahulu hidup pedagang yang sangat kaya dan memiliki 4 orang istri. Pedagang tersebut sangat mencintai istri ke-4 dan membanjirinya dengan berbagai fasilitas hidup yang mewah. Pedagang itu juga mencintai istri ke-3 yang cantik namun karena hal itu maka pedagang itu sering cemburu. Istri ke-2 juga disayang oleh pedagang itu karena sabar dan penuh pengertian. Satu-satunya istri yang kurang disayang adalah istri pertama karena sudah tidak menarik lagi.

Suatu hari pedagang tersebut sakit keras dan iapun bertanya kepada para istrinya, apakah mereka mau ikut meninggal bersamanya. Tentu saja para istri itu menolak kecuali istri pertama yang kurang disayanginya.

Istri ke-4 diibaratkan tubuh jasmani yang pasti kembali menjadi debu saat kita meninggal. Istri ke-3 diibaratkan harta dan jabatan kita yang pasti beralih ke orang lain saat kita meninggal. Istri ke-2 diibaratkan keluarga dan teman-teman kita yang walaupun baik tidak akan ikut meninggal saat kita meninggal. Istri pertama diibaratkan sebagai seluruh perbuatan kita selama kita hidup yang akan menyertai kita saat kita menuju pada pengadilan terakhir.

Dari ilustrasi di atas sangat jelas bahwa hidup harus selalu diisi dengan hal-hal yang baik atau kalau meminjam istilah Stephen Covey, bagaiman kita ingin dikenang oleh keluarga dan teman-teman kita. Karena hal itu akan selalu menyertai kita.

Untuk dapat mencapai sukses/tujuan hidup kita harus meluangkan waktu untuk memikirkan tujuan hidup serta menuliskannya di kertas. Kemudian secara berkala mengevaluasi pencapaian tujuan tersebut —agar hal ini dapat dilakukan maka tujuan harus spesifik dan terukur.

Bagaimana menurut Anda ?

BE BETTER EVERYDAY!

*) Agustinus Prasetyo adalah karyawan.Saat ini sedang belajar menuliskan hikmah dari peristiwa sehari-hari dan penulis buku “Panduan Cerdas Mengenali, Mencegah, dan Mengobati Kanker Prostat” berdasarkan pengalaman mendampingi sang ayah tercinta. Dapat dihubungi di agusprasetyo86@yahoo.com atau pada blog www.infosehat09hartonoprasetyo.wordpress.com

Telah di baca sebanyak: 1080
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *