Dua Belas Alasan
September 6, 2009 by admin
Filed under Andrias Harefa
Berapa banyak alasan yang Anda perlukan untuk mulai menulis atau terus konsisten melahirkan karya tulis? Satu, dua, atau tiga alasan cukup? Kalau tidak cukup, saya sampaikan 12 alasan agar Anda benar-benar mantap untuk mulai menulis sampai “kecanduan”.
Caryn Mirriam Goldberg dalam karya berjudul Write Where You Are: How to Use Writing to Make Sense of Your Life, menawarkan 12 alasan mengapa Anda harus menulis, yakni :
1. Menulis membantu menemukan siapa dirimu.
2. Menulis dapat membantumu percaya diri dan meningkatkan kebanggaan.
3. Saat menulis, Anda mendengarkan pendapat unikmu sendiri.
4. Menulis menunjukkan apa yang dapat Anda berikan pada dunia.
5. Dengan menulis, Anda mencari jawaban terhadap pertanyaan dan menemukan pertanyaan baru untuk ditanyakan.
6. Menulis meningkatkan kreativitas.
7. Anda dapat berbagi dengan orang lain melalui kegiatan menulis.
8. Menulis memberimu tempat untuk melepaskan amarah/ketakutan, kesedihan, dan perasaan menyakitkan lainnya.
9. Anda dapat membantu menyembuhkan diri dengan menulis.
10. Menulis memberimu kesenangan dan cara mengungkapkannya.
11. Menulis membantumu lebih hidup.
12. Anda dapat menemukan impianmu melalui menulis.
Alasan yang ditawarkan Goldberg bisa Anda tambahkan dengan alasan-alasan orang sekaliber Guttenberg, Spielberg, Zuckerberg, Bloomberg, Iceberg, Ruttenberg, dan berg-berg yang lain hehehe.
Nah, kalau ada begitu banyak alasan untuk menulis namun Anda tetap tidak juga menulis, maka tinggal satu kata untuk itu: keterlaluan!
* Andrias Harefa, Penulis 35 Buku Best-Seller. Info pelatihan penulis telepon 021-460 5757: 0815 8963 889; www.andriasharefa.com
Telah di baca sebanyak: 12











Setuju! Menulis juga adalah berbagi dalam konteks yang paling personal sekali pun sampai yang luas jangkauannya–bisa me-nasional atau men-dunia. Terima kasih.
Menulis bagi saya merupakan cara berkomunikasi dari bagian ‘dalam diri saya’ dengan ‘bagian luar diri saya’, yang kemudian saya pun mampu berkomunikasi dengan orang lain melalui tulisan. Hanya pada awalnya dibutuhkan keberanian untuk mewujudkannya dalam bentuk aksara. Selanjutannya, memang menjadi suatu kebutuhan atau malahan ‘ketagihan’ misalnya kayak Pak AH.
Betul Pak Andrias, masih ada se Aberg-Aberg alasan lainnya untuk kita membiasakan kita menulis.
Saya juga membiasakan para peserta Sekolah Bisnis Gratis USB untuk selalu membiasakan diri menulis sesuatu sejak awal mereka mengikuti program USB. Hal ini akan mempengaruhi perkembangan kreatifitas, perubahan mental, dan pola pikir mereka.
Bahkan dapat mendorong munculnya bakat-bakat penulis di dalam diri mereka selain bakat entrepreneur.
Salam 8 Langkah Ajaib…
Saya sudah dan sedang melakukannya untuk menulis sebuah buku. Bung Andrias Hrefa yang selalu ceria, apakah bersedia membaca lalu memberi komentar. Saya tak tahu persis, bung Andrias masih kenal saya, tidak. Tapi kalau nanti sudah membaca tulisan saya, mungkin.
menulis memang penting.,
menulis memang penting untuk mengasah pengetahuan, memperluas wawasan dan berbagi informasi dengan orang lain. terima kasih pak Andrias Harefa