Kekuatan Kata-kata Positif

Oleh: Asep Syarifuddin

MEMBACA karya Joe Vitale dalam ‘Zero Limits, Metoda Rahasia Hawaii untuk Memperoleh Kekayaan, Kesehatan, Kedamaian dan Banyak lagi’ sangat luar biasa inspiratif. Posisi Joe Vitale dalam buku tersebut adalah pihak yang menjelaskan pertemuan dengan sosok Ihaleakala Hew Len yang memiliki cara penyembuhan yang agak aneh.

Salah satu hal yang aneh tersebut adalah Hewlen menyembuhkan sebangsal penuh narapidana yang sakit jiwa tanpa pernah melihat seorang pun dari mereka secara profesional. Ternyata Hew Len menggunakan metoda penyembuhan dengan sebuah cara “pembersihan diri” secara terus menerus kepada diri sendiri. Lebih jelasnya pembersihan diri tersebut adalah dengan ungkapan “Saya mengasihi Anda”, “Maafkanlah Saya”, “Terimakasih”, dan terakhir adalah “Salam kedamaian”.

Dalam pandangan Hew Len, untuk memperbaiki dunia, lingkungan atau siapapun maka langkah awal yang harus dilakukan adalah memperbaiki diri sendiri terus menerus. Sehingga diri kita selalu dalam keadaan bahagia, damai dipenuhi rasa cinta dan kasih sayang kepada semua makhluk baik yang bernyawa maupun yang kelihatan tidak bernyawa. Dan semua “kegagalan” di dunia ini menjadi 100% tanggung jawab kita.

Ketika tanggung jawab sudah 100% kita ambil, maka tidak ada lagi alasan untuk menyalahkan orang lain, mencari kambing hitam dan alasan-alasan lainnya yang dicari-cari. Bila semua orang memiliki sikap seperti ini maka dunia ini akan sangat damai, dan dipenuhi dengan energi positif yang bertebaran di atmosfer ini. Universe akan tersenyum melihat mental-mental manusia yang sehat, sikap-sikap manusia sebagai pemimpin dunia yang fair.

Secara jujur kita sadari, dunia kita sudah terlalu sesak dipenuhi energi negatif yang bertebaran di sana-sini. Entah berapa perbandingan kuantitatif antara energi negatif dan positif yang bertebaran. Tapi konon ada pandangan yang mengatakan bahwa 9 energi negatif akan netral dengan 1 energi positif. Benarkah? Memang kita belum memiliki bukti secara ilmiah yang menyimpulkan tesis tersebut. Tapi secara sederhana kita bisa membuktikan, kalau ada sekelompok orang yang bertikai, kemudian datang seorang arif bijak yang mendamaikan pertikaian tersebut, besar kemungkinan pertikaian tadi bisa dihentikan.

Kalau kita mengambil tanggung jawab 100% untuk membuat kebaikan di lingkungan sekitar kita, maka 1:10 atau bahkan lebih banyak lagi bisa membuat energi positif bertebaran di alam ini. Apa sih susahnya untuk mengatakan “Saya Mengasihi Anda”, “Terimakasih”, “Maafkanlah Saya”, “Salam kedamaian”, atau bisa ditambah lagi dengan kata-kata lain seperti “Sukses Selalu buat Anda”, “Bahagia selalu untuk Anda”, “Keberkahan untuk Anda” dll. Isinya adalah doa-doa baik untuk orang sekitar kita dan ungkapan rasa syukur.

Mau mencoba? Ya, harus kita coba dulu efektifitas ungkapan kata-kata tersebut. Dan ungkapan tadi tidak hanya kepada manusia, kepada benda, hewan atau makhluk tidak hidup lainnya juga patut untuk diungkapkan. Tidak heran kalau penelitian Masaru Emoto dalam The Power of Water yang meneliti tentang air yang diberi ungkapan-ungkapan yang baik-baik akan membentuk kristal yang sangat indah. Sementara air yang dimaki, dimarahi, dibenci akan memunculkan kristal yang jelek.

Memang tidak cukup hanya dengan mengeluarkan kata-kata tersebut di atas lantas akan memperbaiki segalanya. Lakukan berulang-ulang kata-kata tersebut di atas sampai menyatu dengan diri kita. Apabila kata sudah menyatu dengan pikiran dan hati, siapa yang tahu akan memunculkan keajaiban-keajaiban. Tapi kata-kata tersebut di atas bagi yang mengucapkan dengan sepenuh hati akan memunculkan perasaan bahagia dan damai setiap saat.

Di sisi lain, kita akan terpelihara dari godaan-godaan untuk mengeluarkan kata-kata yang tidak bermanfaat. Sebenarnya kata-kata yang kita ungkapkan memiliki makna berbeda setelah masuk ke dalam pikiran kita. Pikiran akan memberikan gambaran atas kata yang kita ucapkan. Ketika kita mengucapkan kata mengasihi maka pikiran menggambarkan seseorang yang mengusap-usap seseorang (anak kecil), atau memberikan perhatian kepada orang yang kesusahan atau memberikan menjaga orang yang membutuhkan bantuan.

Ketika mengungkapkan kata “Maafkan saya”, ketika itu pula ada rasa melepaskan energi negatif dan beban yang ada di pikiran dengan sebuah pengakuan. Dan orang yang mendengar kata-kata tersebut juga akan muncul rasa yang lembut yang juga mengucapkan kata yang sama, “Maafkan saya juga”.

Luar biasa indah dunia ini kalau diisi dengan kata-kata yang berenergi positif. Sudah saatnya kita menyadari akan kekuatan ikhlas, kekuatan kebahagiaan, kekuatan kedamaian, kekuatan cinta dan kasih sayang, kekuatan syukur. Ucapkan kata-kata tersebut terus menerus setiap saat maka kita akan senantiasa berada dalam pencerahan yang luar biasa.

Salam kedamaian, salam kebahagiaan, saya mengasihi Anda, terimakasih, maafkan atas segala kesalahan saya. Sukses selalu buat Anda. [*]

*) Penulis adalah GM Radar Pekalongan. Bisa dihubungi di asepradar@gmail.com dan http://langitbirupekalongan.blogspot.com

Telah di baca sebanyak: 1947

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

Top