Kolom Bersama

Ketergesaan Memperlambat Hasil

Oleh: Made Mariana

Alkisah seorang pemuda yang gagah berani berkeinginan untuk menuntut ilmu silat pada guru yang sangat tersohor pada jamannya. Pemuda ini sangat bersemangat untuk menjadi seorang pendekar mumpuni.

Guru itu bertempat tinggal disebuah gubuk di lereng gunung Agung. Untuk mencapai tempat sang maestro dibutuhkan usaha kerja keras yang tidak mudah, lereng-lereng yang curam dengan jurang yang sangat dalam menghiasi disepanjang jalan.

Singkat cerita tibalah sang pemuda di pertapaan sang maestro. Tanpa diduga, sang maestro ternyata telah menyambutnya dengan ramah dan mempersilahkan masuk kedalam gubuk sederhana namun sangat bersih dan rapi, padahal sang pemuda ini tidak pernah memberitahu kedatangannya.” Hmmm… guru ini pasti hebat sekali sehingga dia mengetahui kedatanganku… ternyata cerita orang selama ini bukan omong kosong belaka…”

Mereka bercakap-cakap ditemani secangkir teh yang dituangkan dalam mangkok dari tempurung kelapa. Sang pemuda kemudian bertanya:

”Guru yang agung bila saya belajar dengan tekun dan rajin berapa lama saya akan berhasil..?”

Sang Guru menjawab: ” Barangkali sepuluh tahun..”

Pemuda itu tertegun, kemudian bertanya lagi: ” Orang tuaku sudah semakin tua, saya satu-satunya anak yang tertinggal, saya ingin merawatnya. Jika saya belajar dan berlatih lebih giat lagi berapa lama saya bisa berhasil?”

Sang Guru sambil tersenyum menjawab: ”Dalam hal ini mungkin empat puluh tahun.”

Sang pemuda semakin bingung, sambil menggaruk kepalanya dia kemudian berkata: “Awalnya guru menyebutkan 10 tahun, kemudian 40 tahun. Saya bersedia menempuh jalan sesulit apapun. Saya mesti menguasainya dalam tempo yang secepat-cepatnya.”

Sang Guru menjawab kembali sambil menatap tajam: ”kalo begitu kamu perlu 100 tahun…!!!”

Saudaraku sekalian, kisah diatas hanyalah salah satu dari banyak kejadian di mana orang seringkali tergesa-gesa untuk meraih sesuatu (belajar/bekerja) sehingga pikirannya dipenuhi dengan hasil sebelum menjalaninya terlebih dahulu.

Disadari atau tidak dalam kehidupan ini kita seringkali tergesa-gesa untuk mendapatkan hasil dari apapun yang kita pelajari atau kerjakan. Sesungguhnya ketergesaan itu tidak akan memberikan apa-apa, namun tindakan nyata, melatih diri dan belajar/kerja serta memperhatikan dengan baik setiap sisi hidup setiap hari adalah pemecahannya, jangan penuhi pikiranmu dengan hasil atau rewards. Tapi pusatkan pikiranmu pada hari ini, lakukanlah hari ini yang terbaik, perhatikan setiap langkahmu hari demi hari, maka keberhasilan akan menjadi teman kita.

*) Made Mariana, Abu Dhabi. http://singaraja.wordpress.com

Telah di baca sebanyak: 1404
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *