Artikel Writing Class for Teens

MASALAH BUAT LOE?


Oleh: Krisyunian Yasir Pradana, Alumni batch I

Pada suatu hari sekitar pukul 9.30 pagi, tepatnya di sekitar jalan sudirman seperti biasa kakak beradik Aldrin dan Fani menjalani profesinya, yaitu sebagai joki three in one. “Sudah jam segini baru sedikit ya yang pake jasa kita!” keluh sang kakak Aldrin. “Mungkin mereka takut dengan polisi?” jawab fani dengan pasrah, “Sekarang mendingan aku ke sana dulu siapa tau ada yang nawarin kita kerjaan” kata fani menawarkan. “okelah kalau begitu” jawab Aldrin.

Kemudian fani pergi ke arah utara, tiba tiba fani melihat sesuatu yang membuatnya kagum, sebuah bangunan mewah berbentuk kozi yang sangat ramai didatangi oleh beberapa orang yang kelihatannya adalah orang menengah keatas, deretan restoran restoran dan kafe elit yang sangat ramai didatangi pengunjung, mobil mobil mewah yang terlihat keluar masuk tempat tersebut. Tidak lain dan tidak bukan tempat tersebut adalah mall FX. Lantas kemudian dia pergi menemui kakaknya “kak! Aku melihat tempat bagus banget, ayo kita kesana” “tapi kita kan harus cari duit buat beli obat emak” kata aldrin, “udah nggak apa apa, sebentar aja, siapa tau disana ada yang kasih kita kerjaan kak” kata perempuan berumur 9 tahun itu

“ya udah, tapi jangan lama lama ya” jawab laki laki yang berumur 12 tahun itu. Kemudian mereka pun memasuki mall tersebut, sampai didalam mereka pun merasa kagum dengan suasana didalam, puluhan toko toko dan kafe berjejer, mobil mobil mewah satu per satu berhenti di lobi utama untuk menurunkan penumpang yang berduit banyak, kebanyakan dari mereka adalah wanita penggila belanja yg memakai baju ala modern.“Bagus banget ya” kata aldrin dengan kagum, “iya kak” jawab fani.“oh iya itu yang disana apa kak” Tanya fani, “oh itu namanya lift, lift itu gunanya buat bawa orang naik kelantai atas” jawab aldrin “emang kenapa?” “Aku mau naik itu kak” jawab fani tidak sabar “ya udah, tapi abis itu kita keluar ya” kata aldrin

Kemudian mereka naik lift yang penuh sesak dengan orang, itu adalah kali pertama mereka memasuki mall apalagi menaiki lift, mereka tampak kebingungan untuk keluar dari lift dan kemudian lift berhenti di lantai F5, saat melihat banyak yang keluar mereka berdua pun ikut keluar dari lift, kemudian mata mereka tertuju kepada tempat terindah dalam hidup mereka, tempat itu adalah café THE ONLY ONE CLUB. ”aku mau kesana kak” kata fani sambil menunjuk kearah kafe tersebut, “jangan” kata aldrin, belum sempat dia melanjutkan kata katanya fani pun langsung berlari kearah kafe tersebut, di luar tampak sepi, meja penjaga kafe terlihat kosong. Fani pun memasuki kedalam kafe yang kemudian disusul oleh sang kakak Aldrin, saat mereka didalam suasana sangat sepi, meja masuh pada kosong, belum ada pelanggan yang datang kekafe tersebut, mungkin karena harga makanan disitu relative mahal. Di ujung terdapat jendela besar mengarah kejalan sudirman dan gelora bung karno,”pemandangannya indah banget ya kak” kata fani takjub, “iya, kakak juga baru pertama kali lihat pemandangan sebagus ini” jawab aldrin.Tiba tiba ada seorang security mendatangi mereka dengan marah “HEH!! Mau apa kalian, kalian mau mencuri ya?” Tanya security dengan nada keras, “nggak kok pak, kita Cuma mau liat liat aja” jawab fani dengan nada sedikit ketakutan, “jangan bohong!,kalaupun kalian nggak ngapa ngapain disini, kalian itu hanya mengganggu kenyamanan dan pemandangan para pengunjung mall.

“pemandangan? Maksudnya pak” Tanya aldrin bingung, “Iya, baju kalian itu kan jelek, dekil, kumel, bau kalian hanya mengganggu pemandangan para pengunjung mall, mereka jadi nggak berselera ketike melihat penampilan kalian yang ambur adul kayak gitu” jawab si satpam dengan emosi, “Pak, kita emang orang miskin, tapi kita mencari uang dengan cara halal pak, kita sama sekali nggak pernah kepikiran buat mencuri karena kita tau perbuatan itu salah dan bapak nggak punya hak buat menghina kita” Kata aldrin dengan perasaan terhina dan sakit hati. “Saya berhak karena saya keamanan di mall ini, kalian berdua pergi atau perlu saya tendang!!” jawab si satpam dengan marah, “gak perlu diusir kita juga bakalan pergi ak satpam yang sok ganteng kayak sekuteng belom mateng” kata aldrin yang kemudian membawa adiknya pergi meninggalkan kafe dan pergi keluar dari mall FX tersebut.

Beberapa minggu kemudian, sekitar jam 22.00 di jalan soehardjo tampak berjalan aldrin pergi kearah warung bu minah untuk membeli obat untuk diberikan kepada emaknya yang sedang sakit demam, tiba tiba ketika dia sedang berjalan melewati kandang sapi dia mendengar suara teriakan laki laki, sepertinya suara tersebut berasal dari dalam kandang kambing, suara laki laki itu berbunyi “SIALAN!! Padahal gw kan nggak nyolong sandal, kenapa gw dimasukin ke dalem kandang kambing ini sama warga?.

Ahh gara gara si jupri sih pake ngajak gw segala nyolong sandal di musola pas pengajiannya haji miun, jadi gw dikira warga skongkol sama si jupri, ehh malah dia bisa kabur sementara gw terkurung di dalem kandang kambing yang baunya minta ampun, WOOOIII, tolongin gw dong siape tuh yang diluar tolong keluarin gw, atau nggak kasih tau warga kalo yang nyolong sandal di pengajiannya haji miun itu si jupri bukan gw!!!” Kemudian aldrin pun menduga kalau suara jeritan tersebut memang berasal dari orang yang dikurung di dalam kandang kambing itu, “maaf, didalem siapa ya?” Tanya aldrin yang berniat mau menolong orang tersebut, “saya slamet bin rahmat bin haji sueb” jawab orang tersebut dari dalam kandang kambing,”yang diluar keluarin saya dong, sumpah saya nggak nyolong sandal, yg nyolong tu si jupri..” kemudian aldrin berkata “iya, siap siap saya mau dobrak pintunya, jangan deket pintu” kemudian aldrin mendobrak pintu tersebut 3 kali dan akhirnya terbuka, namun ternyata orang yang disekap dikandang kambing itu adalah satpam yang mengusirnya beberapa minggu yang lampau.

“Kamu?” kata si satpam heran, “lho, pak satpam kok bisa ada disini?” Tanya aldrin yang terlihat sama sekali tidak menyimpan dendam dengan satpam tersebut, “saya tadi diajak temen saya, jupri buat nyolong sandal waktu pengajiannya haji miun, yang nyolong dia ehh malah saya yang dikira nyolong sedangkan dia kabur, ya akhirnya saya diarak keliling kampong sama warga terus dimasukin ke kandang kambing yang baunya minta ampun, tapi ngomong ngomong makasih ya udah ngeluarin saya dari sini dan saya juga minta maaf karena sikap saya sama kamu waktu di mall, saya Cuma ngejalanin tugas tapi percumah, saya juga udah dipecat dari mall FX gara gara waktu saya dinas malam mobil pengunjung kaca spionnya diambil orang sedangkan saya ketiduran, baru deh saya dipecat”

Aldrin menahan tangis mendengar cerita satpam tersebut dan berkata “iya pak, nggak usah diungkit ungkit lagi, saya sama bapak nggak jauh beda kok, kita sama sama miskin dan cari uang dengan cara halal tapi saya juga salut kok sama pak satpam walaupun pak satpam lagi nggak ada duit tetapi nggak mau dapetin uang dengan cara yang haram, oh iya bapak udah dapetin pekerjaan baru?” Tanya aldrin, “belum, cari kerja kan susah” jawab si satpam tersebut, “kalau begitu bapak kerja sama saya aja jadi joki three in one di sudirman sama saya dan adik saya, lumayan lho pak satu mobil ngasih 15.000 dan sehari biasanya ada 10 mobil yang pake jasa kita, bayangin coba pak” aldrin kemudian menawarkan solusi kepada si satpam tersebut, “Boleh kok, tapi nggak susah kan?” Tanya si satpam itu lagi, “nggak kok pak, gampang banget tapi kalo ada polisi harus cepet cepet kabur kalau nggak bisa ketangkep razia satpol pp’’ jawab aldrin, “oh iya nama bapak siapa?” Tanya aldrin lagi, “nama saya selamet bin rahmat bin haji sueb” jawab satpam itu

Pada esok harinya selamet yang tadinya bekerja sebagai satpam disebuah mall elit sekarang menjalani profesi barunya, yaitu sebagai joki three in one bersama aldrin dan fani.


Telah di baca sebanyak: 5884
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *