Surya Rachmannuh

Menjadi Pribadi Champion


Oleh: Surya Nurrachman

Kisah ini dimulai dari perjalanan hidup seorang Champion yang bernama “Alung” yang mempunyai sejak dia beumur 15 tahun, perjalanan hidupnya tidak mudah. Berawal dari ketidak mampuannya berbahasa Inggris sehingga dalam kepepet dia nekat menciptakan sebuah tekad bulat dengan membalikkan keadaan tidak dari segi angka 4 di rapot menjadi angka 8.

Perjalanan hidupnya waktu SMA yang sukanya bola dan baru sadar setelah lulus SMA dan terpaksa kuliah sekretaris karena keterbatasan biaya, kerjanya nggak nyambung di bagian AutoCAD yang pada akhirnya turut berkontribusi atas hadirnya 30 gedung bertingkat termasuk UNTAR dan RS. Husada.

Kemudian mengumpulkan uang selama 2 tahun untuk kuliah, dimana orang lain seangkatannya sudah diwisuda, dia malah baru masuk kuliah. Tetap bertahan untuk kuliah walaupun menempuh jarak yang jauh yaitu Jakarta – Cikarang naik bis, lanjut kuliah ke S2, selesai kuliah S2, rumah terbakar, meniti karir dari menjadi yang terbaik sampai mencapai posisi puncak, namun akibat krisis moneter dia pun ikut di Rasionalisasi.

Sejak itu dia banting stir ke bidang webmaster dan ingin pindah ke Amerika namun tidak jadi karena ada kasus WTC, sempat menjadi trainer “lepas” sebelum akhirnya masuk ke sebuah perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia. Disini dia mulai membangun kembali citra dirinya dan mengembalikan semangat impian masa lalu dengan membangun Indonesia lewat profesi nya sebagai Trainer dan Speaker.

Sekarang, konsep-konsep berpikir dan pengalaman hidupnya dituangkan dalam bentuk kerangka Champion, namun diawalinya dari kiri ke kanan dimana Natural, Orisinil, Inisiatif, Prestasi, Mandiri, Andal, Harmoni, dan Cantik Karakternya.

Disini penulis ingin memadukan prinsip yang selaras dengan hukum alam dengan ilustrasinya “Cara menaman kurma di padang pasir”, orisinil artinya kita harus asli dan bukan tiruan. Yang boleh ditiru adalah cara orang. Lalu kita harus mengambil inisiatif segala peristiwa di dalam hidup ini dengan mencatat prestasi-prestasi.

Dalam hal peristiwa tidak dapat kita kendalikan maka sebagai orang yang dewasa akan mampu bersikap mandiri dalam mengelola respon dan “kebebasan untuk memilih” sebagai gerbang terakhirnya. Menjadi pribadi yang andal atau dapat dipercaya adalah langkah berikutnya dan menciptakan hubungan yang harmoni baik dengan hukum alam, sesame bahkan suara batinnya sendiri.

Pada akhir sesi buku, akan juga dijelaskan proses pembentukan karakter yang tidak hanya andal saja melainkan juga karakter-karakter seperti menghargai orang, Andal atau layak dipercaya, menghargai orang, tanggung jawab, keadilan, kepedulian, jujur, keberanian, ulet atau pantang menyerah, integritas, dan jadi warganegara yang baik.

Kita dapat mengambil “insight” dari sebuah perjalanan hidup yang penuh semangat yang dimulai dari sebuah mimpi, kemudian dalam perjalanannya yang tidak mudah tetap focus pada cita-citanya untuk kuliah S1 dan S2 dengan membayar harga jerih payahnya demi sebuah cita-cita.

Sebuah kejadian alam (rumah kebakaran) tidak menjadi penghalang bagi Alung untuk tetap menjadi pribadi yang mampu mencetak prestasi, mandiri dan dapat diandalkan dan yang terus menerus meningkatkan kualitas karakternya karena nanti dengan sendirinya karakter itulah yang akan mengubah nasib seseorang kepada tahap yang lebih baik lagi.

Satu hal yang ingin ditonjolkan dalam cerita ini adalah semangat yang tak kunjung padam bagi seseorang seperti yang diilustrasikan dalam “Cara menanam pohon kurma di padang pasir” yaitu dengan cara memberikan batu besar di atasnya sehingga benih kurma itu akan tumbuh ke bawah sampai akarnya cukup mendapatkan persediaan air yang cukup, maka pohon kurma kecil itu akan sanggup membalikkan batu besar itu dan bertumbuh dan berkembang dengan gagah, tidak goyah walaupun ada badai besa sekalipun.

Demikian juga kita. Jangan pernah berhenti bertumbuh, karena nanti ada saatnya kita mampu mengangkat ”batu besar” yang menghimpit hidup kita dan saat itulah kita mulai bertumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang ada pada diri kita secara optimal.

Salam Champion

*) Surya Rachmannuh lahir di Jakarta 1970, lulusan S1 dari Bunda Mulia dan S2 dari Jakarta Institute of Management Studies, Certified ISO Lead Auditor dari SGS, Certified Webmaster dan Problem Solving & Decision Making. Aktif di PT. Kalbe Farma, tbk sebagai “Training Specialist”. Hasil tulisan Alumnus Writer Schoolen “Menulis Buku Best-Seller batch XI” ini dapat dilihat di www.webiddesign.com dan suryarachmannuh.blogspot.com

Telah di baca sebanyak: 1617
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *