Kolom Alumni

Nekat Tulis Apa Saja …

Oleh: Muh Agung

Sebenarnya saya nekat untuk menulis apa saja di blog meski belum punya skill menulis seperti penulis profesional. Saya yakin bahwa saya pasti bisa menulis sebab menulis adalah ketrampilan sekolah dasar. Tidak peduli pada kalimat dan kata-kata mungkin terkesan yang berantakan, salah, kurang bermutu, dan ngawur. Tidak jadi soal. Tidak peduli komentar pembaca blog.

Ingat … jangan terpesona pada penulis blog dan buku bestseller dengan ketrampilan memukau. Saya khawatir banyak orang terpesona pada penulis terkenal membuat mereka tidak berdaya dan berpikir bahwa mereka lahir dengan bakat. Padahal tanpa bakat, semua bisa menulis asal ada kemauan kuat, titik. Saya pernah belajar di seminar “Cara Cerdas Menulis Artikel Menarik” di Jakarta pada tanggal 15-16 juli 2009. Di seminar, peserta termasuk saya mengenal pembicara sekaligus trainer terkemuka di dunia, Andrias Harefa. Dia penulis 30 buku bestseller dan berpengalaman bertahun-tahun yang mengatakan bahwa menulis tidak perlu bakat, yang penting punya kemauan untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk satu tulisan.

Mengapa banyak orang tidak bisa menulis? Karena hambatan mental? Pak AndrIas memahami malah menyadarkan bahwa bukannya tidak bisa menulis tapi tidak mau menggunakannya kemauannya dan kepintarannya untuk menulis.

Saya menyadari Pak Andrias memang benar. Banyak orang ragu-ragu menulis di blog dengan alasan takut tulisan tidak bermutu, tidak pandai atau tidak punya bakat untuk menulis, dll. Padahal banyak orang pintar tapi tidak mau menggunakan tangan dan kemampuan untuk menulis.

Oke. Saya nekat menulis sebanyak-banyaknya biar terbiasa. Maklum saya pencinta berat sama buku-buku yang bagus. Saya menyukai model penulis terkenal yang sederhana dan mudah dimengerti, bikin betah membaca dalam waktu lama. Tapi tantangan menurut saya berat adalah berusaha menulis artikel sesederhana mungkin dan mudah dibaca oleh anak kecil dan semua orang. Tidak peduli artikel memang terkesan belum sempurna, kurang bagus dan aneh malah susah dimengerti.

Saya tidak suka dan alergi pada buku-buku berbau akedemis yang susah dicerna malah membingungkan karena terlalu banyak teori benar-benar rumit. Itu saja.

Yang penting banyak menulis-menulis-menulis.

Kehabisan ide? Saya tidak segan-segan nyontek buku untuk menulis artikel … Hehehe.

Nyontek juga sah-sah saja, tidak apa-apa tapi tidak boleh nyontek waktu ujian nasonal ya, ok?

Saya yakin semua orang termasuk orang tuna rungu, seperti saya pasti bisa menulis … dan saya rasa lebih bagus menulis sebagai sarana komunikasi yang efektif, mudah, dan murah.

Salam Duuuaahysat!….. wassalam.

*) Muhammad Priagung, lahir di Jakarta pada 4 September 1982, sedang mengembangkan kemampuan menulis. Alumnus worskhop “Cara Cerdas Menulis Artikel Menarik” Batch XIII 15-16 Juli 2009 tinggal di Jl. Cipaku III No. 42, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Saya sedang mengembangkan website beralamat di http://www.mpriagung.com. Dapat dihubungi melalui HP 0812 2037 6080, khusus u/SMS saja dan pos-el: agungsukses444[at]gmail[dot]com.

Telah di baca sebanyak: 2085
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *