training motivasi – pelatihan menulis – training for trainers – pembicara publik – founder: andrias harefaNews Feedtraining motivasi – pelatihan menulis – training for trainers – pembicara publik – founder: andrias harefaComments Subscribe to training motivasi – pelatihan menulis – training for trainers – pembicara publik – founder: andrias harefaSitemap

Orgasmic Writing

November 22, 2009 by  
Filed under Andrias Harefa


Menulis bagi saya adalah sebuah pengalaman yang luar biasa dan sulit didefinisikan dengan kata-kata. Proses menulis, dalam banyak kasus, membawa saya ke dalam percumbuan dengan kekekalan. Artinya, menulis membuat saya melayang dan terbang dari kefanaan, lalu bercengkerama dengan alam ide, dunia maya, alam batin yang non-fisik, dimana ruang dan waktu tak berfungsi sebagaimana di alam nyata (fisik).

Saat asyik menulis, saya bisa tak mendengar suara-suara yang berkeliaran di sekitar. Saya seolah-olah pindah ke alam lain, ke tempat lain, dimana ide-ide saling berkelindan. Sebutir ide mengejar dan mencumbui ide lainnya. Kemudian lahirlah anak-anak ide, yang tak ada sebelumnya.

Waktu juga terasa berhenti. Saya pernah menulis sebuah tulisan sejak pukul 7 malam hingga pukul 7 pagi. Nonstop. Tanpa berdiri sejenak pun. Tanpa makan dan minum. Selama 12 jam itu saya seolah-olah lepas dari ikatan waktu. Saya tersadar karena pintu kamar saya diketuk, lalu melihat jam tangan dan langsung terperanjat sendiri.

Bila sebuah konsep tuntas saya tuliskan, maka ada kelegaan yang besar. Ada kepuasan khusus yang agaknya hanya bisa disetarakan dengan fenomena orgasme yang bersifat mental dan spiritual. Bersifat mental karena tulisan terkait dengan intelektualitas saya, cogito ergo sum. Dan bersifat spiritual karena tulisan bermain di wilayah makna, mengejawantahkan keberadaan saya sebagai homo significants, sang pemberi makna, yang keberadaannya juga disebabkan oleh kepercayaannya atas “sesuatu” yang lebih besar dari dirinya, credo ergo sum.

Pengalaman yang luar biasa itulah yang saya sebut orgasmic writing. Bukan apa-apa. Nama yang diusulkan oleh kawan muda Edy Zaqeus itu memang terasa, terdengar, dan terlihat paling dekat dengan sensasi yang dimunculkan dalam kegiatan menulis itu sendiri.

Anda punya pemikiran atau nama lain?

*) Andrias Harefa, Penulis 35 Buku Best-Seller, Trainer Coach with 20 Years Experience.

Telah di baca sebanyak: 5

Random Posts

Rating This Post

Comments

5 Responses to “Orgasmic Writing”

  1. Agung Praptapa on November 23rd, 2009 9:16 am

    Saya usul….ditambah kata “multiple”……”multiple orgasmic”……….kalau enggak kalau diasosiasikan dengan laki2 bisa beda artinya…nulis…harus ngaso dulu…baru nulis lagi…..salam hangat! (multiple)

  2. Risfan Munir on November 25th, 2009 3:31 pm

    Judul yang menarik perhatian. Tapi sepintas juga terdengar bagus…seperti Cosmic… (Risfan Munir, penulis “Jurus Menang dalam Karier dan Hidup ala Samurai Sejati”. PT Gramedia Pustaka Utama)

  3. Puspita W on November 29th, 2009 8:39 am

    Istilah baru. Menarik untuk dipahami dan diteladani. Meskipun masih sulit untuk dijalani. Tapi manis untuk dipelajari dan ditindak lanjuti.

    Terima kasih ilmunya.

  4. Pipih on November 29th, 2009 9:48 pm

    aha…istilah baru, patut disosialisasikan.

  5. yuswae on December 16th, 2009 2:44 am

    writaholic..
    tapi kayaknya masih lebih asyik orgasmic writing, Pak.. :D

Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!





Top