Kolomnis

PERHATIKANLAH!

Saat berbicara tentang otak, maka telah banyak hal yang diketahui. Namun masih lebih banyak lagi yang belum diketahui tentangnya. Sungguh menarik saat mengetahui sebuah penelitian yang luar biasa tentang otak dan bagaimana kita merubah otak dan pada akhirnya merubah diri kita.

Dalam Journal of Neuroscience, terdapat sebuah penelitian tentang bagaimana otak berubah. Memang benar bahwa telah banyak ilmuwan yang meneliti tentang kemampuan otak untuk berubah, yang biasa disebut neuroplastisitas. Namun, yang begitu menarik perhatian saya adalah kemampuan mem-fokus-kan perhatian ternyata mampu membuat perubahan dan hasil yang cepat pada otak.

Ada beberapa monyet yang dibagi menjadi dua kelompok. Pada monyet-monyet tersebut dipasangi alat pada jemari mereka. Sebuah alat yang berfungsi untuk mengetuk jemari monyet tersebut sebanyak seratus menit per hari selama enam minggu. Saat jari-jari mereka juga bergerak, monyet-monyet ini juga mendengarkan suara melalui headphone.

Kedua kelompok monyet ini diberikan stimulus yang sama pada jari dan telinga mereka. Satu-satunya yang membedakan adalah, pada kelompok pertama, monyet-monyet dilatih untuk fokus pada jari mereka. Saat para monyet mampu merasakan adanya perubahan irama pada musik yang didengar, mereka harus mem-fokus-kan perubahan yang terjadi pada jari mereka. Sedangkan pada kelompok kedua, para monyet dilatih untuk memperhatikan perbedaan yang terjadi pada suara yang mereka dengar. Jika mereka berhasil melakukannya, maka para ilmuwan akan memberikan hadiah berupa jus kepada mereka.

Apa yang terjadi? Saat para ilmuwan memperhatikan otak mereka pada enam minggu kemudian. Pada kelompok monyet pertama yang mengarahkan fokus mereka pada jari ternyata mengalami perubahan pada otak mereka, tepatnya pada bagian korteks somatosensorik. Kelompok monyet pertama mendapat stimulus yang tiba-tiba selama enam minggu pada jari mereka. Aduh maaf! Karena kedua kelompok monyet mendapat stimulus yang sama, maka kelompok pertama yang fokus pada stimulus yang tiba-tiba selama enam minggu pada jari-jari mereka, memperlihatkan perubahan pada area otak yang mem-proses stimulus pada jari.

Dan pada kelompok kedua. Walau mereka mendapat stimulus yang sama dengan kelompok pertama, otak mereka ternyata tidak memperlihatkan samasekali perubahan pada area korteks somatosensorik mereka. Karena kelompok monyet ini dilatih untuk fokus pada suara/auditori. Perubahan pada otak mereka justru terjadi pada bagian korteks auditori meningkat, padahal pada jari mereka pun mendapat stimulus yang sama dengan kelompok monyet pertama.

Wow…saya sungguh takjub dengan penelitian ini. Jim Rohn pernah berkata, “Jika Anda fokus pada satu bidang yang sama selama 5 tahun, maka Anda akan menjadi orang yang sangat ahli pada bidang tersebut”. Kenapa? Karena Anda memberikan perhatian yang sungguh besar pada bidang yang Anda minati tersebut.

Pentingnya memberikan perhatian yang utuh mampu mem-percepat proses perubahan di otak. Ini tentunya memberikan banyak pelajaraan bagi kita, agar bersungguh-sungguh pada suatu hal positif yang akan kita kerjakan. Oleh sebab itu, melatih kemampuan fokus kita, tentu akan sangat membantu perubahan menuju hal yang positif yang kita inginkan. Sukses dan bahagia selalu untuk Anda!

*) Syahril Syam adalah seorang berlisensi NLP dan certified Hypnotherapist. Beliau juga adalah seorang konsultan, terapis, public speaker, dan seorang sahabat yang senantiasa membuka diri untuk berbagi dengan siapa pun. Ia memadukan kearifan hikmah (filsafat) timur dan kebijaksanaan kuno dari berbagai sumber dengan pengetahuan mutakhir dari dunia barat. Ia juga adalah penulis buku best seller The Secret of Attractor Factor. Teman-temannya sering memanggilnya sebagai Mind Programmer, dan dapat dihubungi melalui ril@trainersclub.or.id

Telah di baca sebanyak: 1473
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *