Surya Rachmannuh

Proses Menuju Sukses Sejati


Ada pendapat yang mengatakan sukses adalah sebuah perjalanan. Ada juga pendapat lain yang mengatakan, bila Anda sukses maka Anda pasti bahagia atau Anda harus bahagia dulu baru Anda akan mendapatkan sukses yang anda inginkan.

Saya tidak ingin menambah daftar panjang tentang definisi kesuksesan bagi kita semua. Bagi saya secara pribadi, sukses ukurannya adalah kemampuan kita mencapai potensi kita secara optimal sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Tentu saja untuk mengembangkan kapasitas dibutuhkan sebuah “proses” yang korelasi dengan pernyataan bahwa sukses adalah sebuah perjalanan, di dalam arti untuk mencapai sebuah sukses besar kita harus mempersiapkan diri kita secara pribadi secara optimal, mampu menjelaskan visi dan misi kita kepada orang lain supaya orang lain tergerak untuk mencapai sasaran bersama sebagai sukses-sukses kecil kita yang nanti akan bertambah besar kapasitasnya menjadi sukses yang besar dalam hal fisik, mental, dan spiritual.

Mari sekarang kita menelaah diri kita sendiri, apakah sukses sekarang yang sudah Anda raih ini adalah sukses sejati yang memang Anda rencanakan sendiri atau sekedar memenuhi target perusahaan atau orang lain belaka yang memang diukur dengan berapa banyak materi yang mereka miliki dan ini sama sekali tidak salah, sepanjang kita tidak melupakan pengembangan aspek mental dengan cara belajar tanpa henti, baik lewat hasil pencapaian dan kegagalan-kegagalan kita dalam proses kita menuju sukses kita.

Bila saya boleh mengatakan ada lima tahapan di dalam anda menuju sukses, sudahkah Anda memberikan pengukuran pada masing-masing tahapan di dalam menuju sukses dan yang paling mudah pengukuran hasil akhir yang saya ingin bagikan lewat pengalaman saya dulu sebagai seorang “Certified Webmaster” di tahun 2001-2004 sebelum alih profesi menjadi Trainer sebagai berikut:

Di awal mula saya membuat sebuah “web” hanya dengan menggunakan Adobe Photoshop dan notepad, saya berhasil membuat sebuah website sederhana selama kurang lebih tiga bulan, setiap hari saya mengasah kemampuan saya dengan target dua bulan, satu bulan, satu minggu, tiga hari, satu hari dengan menggunakan perangkat pengetahuan dan teknologi, sampai puncaknya adalah menyelenggarakan sebuah seminar pembuatan website sederhana selama satu hari dan saya juga menyertakan cara membuatnya dengan rekaman video sehingga para peserta dapat mengulangnya kembali di rumah sehingga dengan satu kata saja bagi para peserta bila mereka tidak dapat membuatnya adalah kata “MALAS”.

Bagi saya, cerita sukses di atas adalah sebuah proses menuju sukses yang sebenarnya seperti yang saya katakan diatas yaitu optimalisasi di bidang fisik, mental, dan spiritual. Saya ingin menyinggung sedikit berkaitan dengan masalah sukses yang berlaku universal dalam bidang spiritual adalah “passion” atau semangat yang tak kunjung padam. Passion sangat penting tidak hanya mencakup masalah kesuksesan melainkan mencakup masalah kehidupan itu sendiri.

Passion dapat berupa sebuah motivasi, sikap mental positif, semangat atau apapun istilahnya yang terpenting adalah keinginan manusia itu sendiri untuk dapat bertahan hidup, berusaha dan berkembang supaya menjadi seorang pribadi yang lebih baik dan bijaksana.

Mempunyai “Passion” saya tidak cukup. Kita perlu mengasah kemampuan mental kita dengan membaca buku, mengikuti seminar dan belajar kepada orang lain bahkan seorang anak kecil sekalipun dapat menjadi guru bagi kita dalam hal ketulusan, keinginan bekerja sama dan banyak hal lain yang dapat menjadi refleksi bagi kita bagaimana sikap dan tingkah laku kita sebagai anak agar dicintai orang tuanya, sikap itu pulah yang dapat kita kembangkan di dunia kerja kita bagaimana menyenangkan atasan, rekan kerja kita yang baik secara langsung atau tidak langsung akan mendukung sukses besar anda sendiri nantinya. Ingat kembali, apa yang kita tabur itu pulalah yang akan kita tuai. Biarlah benih kebaikan kita yang kita tabur, tumbuh subur di hati orang lain sehingga manakala kita membutuhkan kita juga dapat mendapatkan pertolongan dari orang lain juga. Sederhana dan masuk akal kan?

Saya ingin memberikan kembali sebuah ilustrasi tentang kaitan ”Passion” dan ”Direction” atau tujuan. Di dalam dunia bekerja, berbicara kepada atasan mengenai tentang sebuah tujuan jauh lebih penting daripada sikap mental positif dalam bekerja. Sebagai contoh, atasan anda menginginkan sebuah pekerjaan ”A” sebagai prioritas utama dikerjakan, namun anda sibuk dengan menyelesaikan pekerjaan lain yang bukan menjadi keinginan atasan Anda yang akan menyebabkan atasan Anda menjadi kecewa sehingga kredibilitas Anda di mata dia menjadi berkurang. Sekali lagi, membuka percakapan tentang bagaimana kita membantu atasan jauh lebih penting dibandingkan dengan sebuah pekerjaan dengan hasil terbaik namun tidak dibutuhkan oleh atasan anda saat itu. Prioritas lebih penting daripada kesempurnaan bekerja.

Bagian ketiga dari proses menuju kesuksesan adalah tindakan atau ”ACTION”.

Bagian inilah yang sering ditawarkan banyak motivator yaitu dengan melakukan tindakan yang telah terbukti membawa anda menuju sukses sesuai dengan ”cara” yang mereka tawarkan, bagian ini adalah yang memang terukur dan sampai tingkat aplikasi sehingga dapat dibuktikan lewat presentasi data, demo, atau bentuk kesuksesan yang mereka tawarkan.

Bagian ini penting, namun yang terpenting adalah apakah sukses dalam bidang fisik atau finansial anda seimbang dengan sukses anda di bidang mental dan spiritual anda yang merupakan bagian yang tidak mudah diukur.

Coba kita lihat karya-karya orang ternama seperti Leonardo Da Vinci, Michael Angelo dan masih banyak lagi karya abadi sepanjang masa, bila diukur secara materi sekarang saja harganya sudah tinggi apalagi bila kita melihat dari segi mental dan spiritual, anda akan menemukan ”passion” atau hasrat 100% di dalamnya, dan inilah kunci sukses sejati seorang sebagai seorang pribadi.

Oleh karena itu, mari kita tidak terlena dengan mengukur kesuksesan berdasarkan apa yang diukur dunia lewat materi belaka, namun kita sebagai pemimpin belajar mencari dan menemukan orang-orang yang bekerja secara luar biasa dengan atau tanpa pengawasan kita yaitu orang-orang yang mempunyai ”passion” pada profesinya sampai ”trance” di dalamnya, dan perhatikanlah, cepat atau lambat orang-orang itulah yang akan mencapai kesuksesan di masa yang akan datang.

Sebuah balon gas dapat terbang tinggi diangkasa, bukan dikarenakan oleh rupa warnanya, seberapa tinggi mereka dapat terbang ditentukan oleh ”gas” yang ada didalamnya. Demikian juga dengan kita, sejauh mana kita akan sukses ditentukan oleh ”passion” atau semangat tak kunjung padam dalam diri setiap pribadi yang selalu mengasah ketrampilannya didalam menuju sukses baik secara fisik, mental dan spiritual.

Happy Leadership

*) Surya Rachmannuh, penulis kolom tetap di www.pembelajar.com ini adalah praktisi training dalam bidang pelayanan prima, personal effectiveness, problem solving and decision making, pelatihan Leadership dan Management lainnya. Certified Lead Auditor dan Webmaster ini dapat dihubungi di Hp : 0819 3210 5388 atau www.webiddesign.com, surya.rachmannuh@yahoo.co.id, suryarachmannuh.blogspot.com

Telah di baca sebanyak: 2754
admin
Admin Pembelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *