Artikel Terbaru / Kolom Alumni / Kolom Bersama

Stepping Forward

Oleh: Galasfar

Tuhan Yang Maha Esa menciptakan makhluk hidup sesuai dengan maksudnya. Ia menciptakan binatang dan tumbuhan serta manusia. Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna diberikan kemampuan untuk memanfaatkan, mengolah, mengeksplor segala ciptaanNya untuk kemanfaatan hidupnya. Agar dapat mengeksplor ciptaanNya, manusia diberi kaki untuk bergrak, berjalan, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Demikian pula binatang, Tuhan memberikan kaki pada sebagian binatang untuk memudahkan ia bergerak.

Entah disadari atau tidak, manusia dan hampir seluruh hewan yang tercipta diberi kemampuan untuk berjalan. Sudah menjadi hal yang lumrah kalau kita berjalan itu ya pasti menuju ke arah yang ada di depan kita. Walaupun tujuanya sudah terlewat, kita tidak akan berjalan mundur akan tetapi kita akan memutar balik untuk menuju ke arah itu.

Mungkin karena kita berjalan ke arah depan, maka mesin peralatan dan semua ciptaan manusia dibuat untuk bergerak ke arah depan. bergerak selalu yang utama adalah bisa ke arah depan. Gerak mundur dimungkinkan untuk dilakukan namun hanya bila perlu misal kalau betcanda jangan kebablasan atau mau balik arah.

Ini sama halnya dengan kita dalam memaknai hidup ini. Kita harus terus menatap kedepan karena tujuan letaknya ada di depan sedang sejarah selalu ada di belakang. Tujuan ada karena kita yang membuat, kita yang merencanakan agar sesuatu hal yang nanti akan terjadi itu baik adanya sebagaimana yang kita maksudkan. Tujuan itu biasanya adalah harapan, asa, cita yang ingin dikejar.

Segala macam yang telah kita lewati akan tampak sebagai kejadian yang sudah kita lalui. Masa lalu itu sering kita sebut dengan kenangan. Kenangan itu akan tetap terekam di memori kita baik yang buruk maupun yang indah.

Bila kita menengok ke belakang kita akan melihat jejak langkah kita, baik dan buruk. Segala hal yang telah terjadi dalam kehidupan kita, baik kehidupan kita sebagai pribadi melakukan rutinitas sehari hari maupun kehidupan kita dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebagian jejak kita direkam oleh seseorang yang kemudian sering kita sebut sebagai sejarah. Manusia tidak akan pernah lepas dari sejarah. Sejarah tidak akan pernah dapat kita lupakan karena ia merupakan guru yang terbaik untuk kita. Oleh karena itu kadang kita akan membuka kembali sejarah itu sebagai cermin untuk perbaikan dan mempersiapkan diri untukmelangkah ke depan.

Bangsa kita adalah bangsa yang besar, besar melalui perjuangan dan jasa pahlawan yang berlangsung cukup lama. Perjuangan itu sebagai sejarah yang kita jadikan cermin untuk menetapkan tujuan bangsa. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita menetapkan langkah untuk mencapai tujuan ke depan. Bila semua orang memiliki pandangan yang sama tentang bangsa ini. Tentang tujuan bangsa ini maka kita bisa bersama sama mewujudkan tujuan bangsa kita. Tidak harus dengan peran yang penting, cukup kita mulai dari diri kita sendiri. Mari kita semua memikirkan apa yang bisa kita sumbangkan untuk negeri, sekecil apapun akan sangat berguna. Dari sedikit sedikit bila terkumpul maka kontribusi kita akan menjadi banyak.

*) Penulis dapat dihubungi langsung di luciadlk@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *