TEMAN, SAHABAT, SAUDARA

Dulu….
Dulu aku, kamu, kita, dan mereka tak terhubung
Hubungan yang membentuk ikatan
Seindah rangkaian bunga yang melengkung, meliuk dalam kebersamaan
Rangkaian yang tak koyak meskipun menempuh puluhan kilometer, menuju arah yang ditetapkan
Rangkaian yang menyuguhkan harmoni dan kebahagiaan bagi mereka yang mengharapkan

Kemarin…
Seperti baru sehari, tak terasa sudah seminggu… sebulan…bahkan setahun berlalu
Lalu yang tak terasa, karna kita memiliki rasa…
Rasa yang tak sepenuhnya sama tapi sangat terasa nuansanya karna diramu, diracik oleh tangan tangan yang kekar
Tangan yang kekar yang tak meninggalkan kelemahlembutan

Sekarang….
Sangat terasa kali ini… Lebih kuat dari rasa sebelumnya
Tunas yang disemai, tumbuh, dan berkembang bersama kita
Tunas yang terasa sebagai teman…. Atau Sahabat…. Bahkan Saudara…
Tunas yang masih jauh…. dari saatnya panen raya
Ternyata….. Sudah terlihat sempurna untuk dituai oleh mereka
Sang tunas memang nampak muda, tetapi jiwa dan dayanya tlah matang, telah teruji oleh mereka

Lusa…..
Ujung yang terlihat di cakrawala
Ujung yang bukanlah ujung bagi kita
Bagai Cakrawala yang tak terbatas, begitu pula ikatan kita
Tautan yang telah dirangkai takkan lepas hanya karna batas cakrawala

Esok….
Kami nantikan esok penuh suka cita
Cita yang kami nantikan membawa kabar angin
Angin yang lembut berhembus mengabarkan tunas itu telah tumbuh
Tumbuh dengan segala kebaikannya menoreh kehidupan dengan caranya yang bermakna, bijak, dan penuh tanggung jawab

0 comments on “TEMAN, SAHABAT, SAUDARAAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *